Gaji naik, usut dulu kekayaan pejabat Polri

Minggu, 14 Oktober 2012 - 14:08 WIB
Gaji naik, usut dulu...
Gaji naik, usut dulu kekayaan pejabat Polri
A A A
Sindonews.com - Wacana kenaikan anggaran Polri dan menyamakan gaji penyidik Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus ditolak. Pasalnya, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sejak berpisah dari TNI, selama 12 tahun terakhir, Polri telah mendapatkan kenaikan anggaran 1.000 persen.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan, tahun 1999/2000 anggaran Polri hanya Rp3,2 triliun. Tahun 2012 melonjak menjadi Rp39,78 triliun. "Kini di 2013 Polri minta tambahan anggaran jadi Rp41 triliun," ucapnya, di Jakarta, Minggu (14/10/2012).

Karena itu, Neta menegaskan wacana ini harus ditolak. Menurutnya, yang perlu dilakukan saat ini adalah mengusut kekayaan para pejabat Polri yang umumnya memiliki rumah mewah, mobil mewah dan kemewahan lainnya.

"Soalnya, cerminan itu tidak sebanding dengan gajinya," tegasnya.

Ironisnya, sambung Neta, kenaikan anggaran yang begitu besar tak berbanding lurus dengan kenaikan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Keluhan terhadap anggota Polri yang suka melakukan pungli masih bermunculan.

"Begitu juga dugaan korupsi kian merebak. Salah satunya adalah kasus simulator SIM," lanjutnya.

Maka itu, sebelum menaikkan anggaran atau gaji Polri, IPW mendesak dilakukan pengusutan terhadap kekayaan lima kelompok anggota Polri. Yakni polisi yang memegang jabatan strategis, memiliki wewenang dalam proyek pengadaan, memegang wilayah, memegang jasa pelayanan publik, dan memegang penanganan kasus.

"Polisi yang tugasnya di wilayah pertambangan, perkebunan dan kawasan hutan perlu juga diusut (kekayaannya)," ungkapnya.

Dia menambahkan, tanpa pengawasan ekstra ketat, kenaikan anggaran dan gaji Polri bagai "menggarami laut", tidak akan membawa perubahan signifikan pada peningkatan sikap, perilaku maupun kinerja Polri.

"Contohnya sejak reformasi, sejak 12 tahun lalu dimana anggaran Polri sudah naik 1.000 persen. Tapi sikap, perilaku dan kinerja Polri masih saja dikeluhkan masyarakat," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved