Kesehatan hewan kurban di Depok diperiksa
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 16:09 WIB
Kesehatan hewan kurban di Depok diperiksa
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kota Depok akan menyisir seluruh lapak penjualan hewan ternak untuk kurban di Depok. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kepada seluruh hewan ternak kurban yang dijual di Depok, mulai 26-27 Oktober 2012.
"Dinas akan bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk menyisir seluruh lapak yang ada. Dipastikan masyarakat akan mendapat hewan kurban yang sehat dan berkualitas," kata Kepala Distanakkan Kota Depok Zalfinus Irwan, di Depok, Jumat (12/10/2012).
Dikatakan dia, pengecekan hewan kurban dilakukan pada saat sebelum dan sesudah pemotongan sehingga daging kurban aman dikonsumsi. Setidaknya, tahun ini ada lebih dari 20.000 ekor hewan yang siap dikurbankan. Tim pengawas akan turun langsung ke tempat penjualan dan pemotongan.
Mereka juga akan menilai apakah hewan-hewan kurban tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dipotong atau belum. "Tim akan langsung memberi tahu pemiliknya kalau ada yang tidak sehat," ucapnya.
Sebelum dipotong, hewan kurban diperiksa di enam bagian penting. Yaitu, umur, gigi, cacat, dan kulit. Dan setelah dipotong juga dilakukan pemeriksaan kembali di organ dalam seperti hati, pencernaan, dan limpa. Organ dalam hewan ternak yang biasanya sering terjangkit penyakit adalah bagian hati.
Tetapi, jika dalam pemeriksaan hanya ditemukan beberapa cacing di hatinya, maka cukup hatinya saja yang dipotong. "Akan dipotong bagian yang terjangkitnya saja," tutupnya.
"Dinas akan bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk menyisir seluruh lapak yang ada. Dipastikan masyarakat akan mendapat hewan kurban yang sehat dan berkualitas," kata Kepala Distanakkan Kota Depok Zalfinus Irwan, di Depok, Jumat (12/10/2012).
Dikatakan dia, pengecekan hewan kurban dilakukan pada saat sebelum dan sesudah pemotongan sehingga daging kurban aman dikonsumsi. Setidaknya, tahun ini ada lebih dari 20.000 ekor hewan yang siap dikurbankan. Tim pengawas akan turun langsung ke tempat penjualan dan pemotongan.
Mereka juga akan menilai apakah hewan-hewan kurban tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dipotong atau belum. "Tim akan langsung memberi tahu pemiliknya kalau ada yang tidak sehat," ucapnya.
Sebelum dipotong, hewan kurban diperiksa di enam bagian penting. Yaitu, umur, gigi, cacat, dan kulit. Dan setelah dipotong juga dilakukan pemeriksaan kembali di organ dalam seperti hati, pencernaan, dan limpa. Organ dalam hewan ternak yang biasanya sering terjangkit penyakit adalah bagian hati.
Tetapi, jika dalam pemeriksaan hanya ditemukan beberapa cacing di hatinya, maka cukup hatinya saja yang dipotong. "Akan dipotong bagian yang terjangkitnya saja," tutupnya.
(san)