Katering siap layani jemaah haji
Kamis, 11 Oktober 2012 - 14:37 WIB
Katering siap layani jemaah haji
A
A
A
Sindonews.com - Katering atau jasa makanan, menjadi faktor penting sebagai sarana dan pemasukan energi bagi jemaah calon haji dalam pelaksanaan haji tahun ini.
Kepala Chef atau koki misi haji Indonesia Sartoyo mengatakan, secara teknis persiapan tim katering sudah siap melaksanakan tugasnya menyediakan makanan bagi seluruh jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina.
Segala macam kebutuhan untuk persiapan makanan termasuk teknis seperti peralatan, sudah lengkap dan menunggu untuk digunakan melayani tamu-tamu Allah SWT pada puncak musim haji 2012 ini yang akan jatuh pada Kamis 26 Oktober 2012.
"SDM maupun teknis sudah siap dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya. Insya Allah lancar semuanya,” ujar Sartoyo kepada wartawan di Madinah, usai meninjau berbagai persiapan perusahaan katering, Kamis (11/10/2012).
Tim katering haji menurutnya, melibatkan koki-koki dari Indonesia yang sudah berpengalaman menyiapakan makanan untuk ratusan ribu jemaah haji Indonesia. "Selain itu kami juga menyiapkan menu makanan yang berbeda dari menu makanan yang disediakan bagi jemaah sehari-hari yang di Makkah maupun Madinah yang sudah sampai duluan," terangnya.
Dia mengatakan, untuk jenis makanan yang disiapkan bervariatif dan diharapkan cocok untuk lidah orang Indonesia. "Cita rasa Indonesia akan tetap dipertahankan. Memang baru tahun ini makanan untuk jemaah diwajibkan dengan menu yang mengandung cita rasa Indonesia asli, agar jemaah semuanya bisa menyantap makanan tanpa ragu-ragu dengan rasanya," jelasnya.
Sementara itu, terkait jemaah yang mengalami sakit tertentu dan memiliki pantangan pada jenis makanan-makanan tertentu, dirinya mengharapkan agar ketua kloter memberitahukan kepada pihaknya agar bisa disiapkan jenis makanan yang tidak mengganggu kesehatan jemaah yang sakit.
"Untuk orang tua ketika disiapkan prasmanan juga diharapkan regunya dapat membantu melayani orang-orangtua atau yang sakit ini," ujar Chef yang sengaja didatangkan dari Indonesia untuk musim haji tahun ini.
Lanjutnya, untuk persiapan, panitia juga akan menyiapkan 15 persen dari jumlah makanan yang disediakan sebagai tambahan untuk menjadi cadangan kalau ada kekurangan makanan.
Selain persediaan air minum yang cukup juga sudah diantisipasi para perusahaan katering dengan galon atau tanki yang tersebar.Termasuk. air panas, kopi,teh, gula dan susu akan disediakan untuk para jemaah.
"Insya Allah dengan perencanaan yang matang dan hasil evaluasi dari pelaksanana katering sebelumnya, tahun ini semuanya bisa berjalan lancar. Kita harapkan kejadian-kejadian dimana jemaah telah mendapatkan makanan maupun makanan basi tidak akan terulang lagi," tandasnya.
Kepala Chef atau koki misi haji Indonesia Sartoyo mengatakan, secara teknis persiapan tim katering sudah siap melaksanakan tugasnya menyediakan makanan bagi seluruh jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina.
Segala macam kebutuhan untuk persiapan makanan termasuk teknis seperti peralatan, sudah lengkap dan menunggu untuk digunakan melayani tamu-tamu Allah SWT pada puncak musim haji 2012 ini yang akan jatuh pada Kamis 26 Oktober 2012.
"SDM maupun teknis sudah siap dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya. Insya Allah lancar semuanya,” ujar Sartoyo kepada wartawan di Madinah, usai meninjau berbagai persiapan perusahaan katering, Kamis (11/10/2012).
Tim katering haji menurutnya, melibatkan koki-koki dari Indonesia yang sudah berpengalaman menyiapakan makanan untuk ratusan ribu jemaah haji Indonesia. "Selain itu kami juga menyiapkan menu makanan yang berbeda dari menu makanan yang disediakan bagi jemaah sehari-hari yang di Makkah maupun Madinah yang sudah sampai duluan," terangnya.
Dia mengatakan, untuk jenis makanan yang disiapkan bervariatif dan diharapkan cocok untuk lidah orang Indonesia. "Cita rasa Indonesia akan tetap dipertahankan. Memang baru tahun ini makanan untuk jemaah diwajibkan dengan menu yang mengandung cita rasa Indonesia asli, agar jemaah semuanya bisa menyantap makanan tanpa ragu-ragu dengan rasanya," jelasnya.
Sementara itu, terkait jemaah yang mengalami sakit tertentu dan memiliki pantangan pada jenis makanan-makanan tertentu, dirinya mengharapkan agar ketua kloter memberitahukan kepada pihaknya agar bisa disiapkan jenis makanan yang tidak mengganggu kesehatan jemaah yang sakit.
"Untuk orang tua ketika disiapkan prasmanan juga diharapkan regunya dapat membantu melayani orang-orangtua atau yang sakit ini," ujar Chef yang sengaja didatangkan dari Indonesia untuk musim haji tahun ini.
Lanjutnya, untuk persiapan, panitia juga akan menyiapkan 15 persen dari jumlah makanan yang disediakan sebagai tambahan untuk menjadi cadangan kalau ada kekurangan makanan.
Selain persediaan air minum yang cukup juga sudah diantisipasi para perusahaan katering dengan galon atau tanki yang tersebar.Termasuk. air panas, kopi,teh, gula dan susu akan disediakan untuk para jemaah.
"Insya Allah dengan perencanaan yang matang dan hasil evaluasi dari pelaksanana katering sebelumnya, tahun ini semuanya bisa berjalan lancar. Kita harapkan kejadian-kejadian dimana jemaah telah mendapatkan makanan maupun makanan basi tidak akan terulang lagi," tandasnya.
(mhd)