16 Calhaj Indonesia meninggal
Senin, 08 Oktober 2012 - 16:21 WIB
16 Calhaj Indonesia meninggal
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah jemaah calon haji (Calhaj) yang meninggal dunia dari Indonesia masih memiliki kecendrungan naik. Hingga hari ini diketahui ada sebanyak 16 jemaah haji yang meninggal.
Dari 16 jemaah, 15 di antaranya meninggal akibat sistem sirkulasi dan sakit yang dideritanya.
"Jemaah terakhir yang meninggal bernama Sucipto dari Solo-SOC 28 di Rumah Sakit King Fadh," ungkap Kepala Sansur (Sanitasi dan Surveilans/Pendataan) Kesehatan Daker Madinah Abdul Hafiz, Senin (8/10/2012).
Sedangkan, untuk satu jemaah lainnya, ditemukan sudah meninggal diatap hotel Fayrus sekira pukul 23.00 tadi malam waktu Arab Saudi.
"Diduga meninggal akibat terjatuh dari lantai atas Hotel Fayrus Season, atas nama Siti Maimunah asal surabaya SUB 35," jelasnya.
Dengan demikian jumlah jemaah calhaj Indonesia yang meninggal sejauh ini sebanyak 22 orang. Meninggal di Madinah 16 orang, lima di Makkah dan satu dalam perjalanan.
Sementara itu, hingga saat ini, jemaah calon haji yang mendapatkan perawatan di biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPHI) sebanyak 30 orang, satu di antaranya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Sedangkan dua jemaah sakit lainnya dirujuk ke Rumah Sakit King Fadh Arab Saudi. Mayoritas hingga kini yang dirawat adalah 50 tahun ke atas, dengan sakit yang bervariasi.
Dari 16 jemaah, 15 di antaranya meninggal akibat sistem sirkulasi dan sakit yang dideritanya.
"Jemaah terakhir yang meninggal bernama Sucipto dari Solo-SOC 28 di Rumah Sakit King Fadh," ungkap Kepala Sansur (Sanitasi dan Surveilans/Pendataan) Kesehatan Daker Madinah Abdul Hafiz, Senin (8/10/2012).
Sedangkan, untuk satu jemaah lainnya, ditemukan sudah meninggal diatap hotel Fayrus sekira pukul 23.00 tadi malam waktu Arab Saudi.
"Diduga meninggal akibat terjatuh dari lantai atas Hotel Fayrus Season, atas nama Siti Maimunah asal surabaya SUB 35," jelasnya.
Dengan demikian jumlah jemaah calhaj Indonesia yang meninggal sejauh ini sebanyak 22 orang. Meninggal di Madinah 16 orang, lima di Makkah dan satu dalam perjalanan.
Sementara itu, hingga saat ini, jemaah calon haji yang mendapatkan perawatan di biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPHI) sebanyak 30 orang, satu di antaranya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Sedangkan dua jemaah sakit lainnya dirujuk ke Rumah Sakit King Fadh Arab Saudi. Mayoritas hingga kini yang dirawat adalah 50 tahun ke atas, dengan sakit yang bervariasi.
(mhd)