Akhirnya SBY bicara juga
Senin, 08 Oktober 2012 - 11:21 WIB
Akhirnya SBY bicara juga
A
A
A
Sindonews.com - Setelah lama berdiam diri, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal kisruh dua lembaga hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri. Pernyataan resmi Presiden akan disampaikan nanti malam, di Istana Negara.
"Bapak Presiden akan menyampaiken pernyataan pers nanti malam, 8 Oktober 2012 di Istana Negara," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, kisruh penanganan kasus dugaan korupsi Surat Izin Mengemudi (SIM) di tubuh Korps Lalu Lintas (Korlantas) memanas dengan ditariknya sejumlah penyidik KPK oleh Polri. Dari 20 penyidik yang ditarik, lima diantaranya enggan kembali ke KPK.
Situasi kembali memanas saat sejumlah pria berbaju batik yang diduga aparat polisi terlibat adu argumen dengan petugas KPK, pada Jumat malam 5 Oktober 2012. Mereka terlihat tampak saling mempertahankan argumen masing-masing di lobi utama KPK sejak pukul 21.00 WIB.
Selain itu, puluhan pria berpakaian preman yang diduga polisi juga terlihat berlalu-lalang di Gedung KPK. Mereka hendak menjemput paksa penyidik Polri yang memilih bertahan di KPK, Kompol Novel Baswedan.
"Bapak Presiden akan menyampaiken pernyataan pers nanti malam, 8 Oktober 2012 di Istana Negara," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya, di Jakarta, Senin (8/10/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, kisruh penanganan kasus dugaan korupsi Surat Izin Mengemudi (SIM) di tubuh Korps Lalu Lintas (Korlantas) memanas dengan ditariknya sejumlah penyidik KPK oleh Polri. Dari 20 penyidik yang ditarik, lima diantaranya enggan kembali ke KPK.
Situasi kembali memanas saat sejumlah pria berbaju batik yang diduga aparat polisi terlibat adu argumen dengan petugas KPK, pada Jumat malam 5 Oktober 2012. Mereka terlihat tampak saling mempertahankan argumen masing-masing di lobi utama KPK sejak pukul 21.00 WIB.
Selain itu, puluhan pria berpakaian preman yang diduga polisi juga terlihat berlalu-lalang di Gedung KPK. Mereka hendak menjemput paksa penyidik Polri yang memilih bertahan di KPK, Kompol Novel Baswedan.
(san)