Pimpinan KPK dan Polri harus berjiwa negarawan
Senin, 08 Oktober 2012 - 10:57 WIB
Pimpinan KPK dan Polri harus berjiwa negarawan
A
A
A
Sindonews.com - Konflik dua lembaga penegak hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri semakin memanas belakangan ini menimbulkan keprihatian berbagai pihak.
Mantan Wakapolri Adang Daradjatun mengimbau konflik itu sebaiknya segera diakhiri. Para pimpinan dari kedua lembaga penegakan hukum itu harus berjiwa negarawan.
"Saya sebagai mantan Waka Polri kenapa dulu tidak seperti ini. Saya tidak menilai yang saat ini tidak baik, tapi saya ingin dalam kondisi negara saat ini negarawan itu sangat penting," ujarnya kepada wartawan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Demi kepentingan masyarakat, maka sikap negarawan dalam arti ego sektoral dan kelompok harus disingkirkan supaya masalah bisa terselesaikan dengan arif.
"Penting sekali disingkirkan karena yang paling kasihan adalah masyarakat," ujarnya.
Anggota Komisi III DPR RI ini berharap kondisi KPK dan Polri jangan sampai dipolitisir oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Sehingga masyarakat tidak semakin dirugikan.
"Ini kan hanya antara KPK dan Kepolisian, itu diselesaikanlah dengan baik, jangan masalah yang berhubungan dengan yang sangat teknis sekarang bergulir menjadi masalah politis dan meluas," tukasnya lagi.
Ketika dikonfermasi apakah presiden harus turun tangan, Adang yakin kedua lembaga negara tersebut bisa menyelesaikan dengan baik.
"Lebih baik Kapolri dan Pimpinan KPK menyelesaikan persoalan yang sangat sederhana ini," ujar politisi PKS lagi.
Masalah tersebut, hanya membutuhkan sikap arif dari masing-masing lembaga. "Hanya perlu sikap negarawan kedua lembaga. Ini hanya Masalah teknis profesionalisme," pungkasnya.
Mantan Wakapolri Adang Daradjatun mengimbau konflik itu sebaiknya segera diakhiri. Para pimpinan dari kedua lembaga penegakan hukum itu harus berjiwa negarawan.
"Saya sebagai mantan Waka Polri kenapa dulu tidak seperti ini. Saya tidak menilai yang saat ini tidak baik, tapi saya ingin dalam kondisi negara saat ini negarawan itu sangat penting," ujarnya kepada wartawan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Demi kepentingan masyarakat, maka sikap negarawan dalam arti ego sektoral dan kelompok harus disingkirkan supaya masalah bisa terselesaikan dengan arif.
"Penting sekali disingkirkan karena yang paling kasihan adalah masyarakat," ujarnya.
Anggota Komisi III DPR RI ini berharap kondisi KPK dan Polri jangan sampai dipolitisir oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Sehingga masyarakat tidak semakin dirugikan.
"Ini kan hanya antara KPK dan Kepolisian, itu diselesaikanlah dengan baik, jangan masalah yang berhubungan dengan yang sangat teknis sekarang bergulir menjadi masalah politis dan meluas," tukasnya lagi.
Ketika dikonfermasi apakah presiden harus turun tangan, Adang yakin kedua lembaga negara tersebut bisa menyelesaikan dengan baik.
"Lebih baik Kapolri dan Pimpinan KPK menyelesaikan persoalan yang sangat sederhana ini," ujar politisi PKS lagi.
Masalah tersebut, hanya membutuhkan sikap arif dari masing-masing lembaga. "Hanya perlu sikap negarawan kedua lembaga. Ini hanya Masalah teknis profesionalisme," pungkasnya.
(lns)