Tangkap Kompol Novel, Polri kerahkan Densus 88
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 03:26 WIB
Tangkap Kompol Novel, Polri kerahkan Densus 88
A
A
A
Sindonews.com - Usaha untuk penangkapan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Kompol Novel Baswedan.dengan segala upaya terus diupayakan, bahkan Mabes Polri selain mengerahkan dua kompi anggota Polri yang tidak berseragam dinas untuk mengepung gedung lembaga antikorupsi itu, Polri juga mengerahkan Pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, bahwa Kompol Novel pernah mendapatkan ancaman, bahkan kediaman pribadinya di Jalan Kelapa Puan Timur II Blok ND2 No 22 Perumahan Gading Indah Kelapa Gading Jakarta Utara sebelan terakhir selalu dipantau orang tak dikenal.
" Rumah Kompol Novel dalam sebulan terakhir ini didatangi oleh beberapa orang tak dikenal, bahkan yang terakhir menurut pengakuan satpam rumah beliau, sempat rumahnya didatangi orang dengan mengatasnamakan Densus 88, hal itu tak hanya dialami oleh Kompol Novel tetapi penyidik lain yang menangani kasus Simulator SIM ini" kata Bambang dalam keterangan persnya di Gedung KPK Sabtu, (6/10/2012).
Sebelumnya, Kombes Dedi Irianto dari Dirkrimum Polda Bengkulu sempat membawa surat perintah penangkapan, dan penggeledahan terhadap Kompol Novel. Namun, karena pimpinan KPK sedang tidak berada di tempat, maka seluruh anggota Polri tersebut kembali.
"Surat penangkapan terhadap Kompol Novel ini rencananya akan diberikan dari pihak kepolisian kepada Pimpinan KPK. Karena pimpinan KPK tidak ada, ya mereka pulang," katanya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (6/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihak kepolisian ingin menjemput paksa Kompol Novel karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap warga sipil di Bengkulu. Padahal, penganiayaan tersebut dilakukan oleh anak buah penyidik Polri yang saat ini bertugas di KPK itu. (wbs)
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, bahwa Kompol Novel pernah mendapatkan ancaman, bahkan kediaman pribadinya di Jalan Kelapa Puan Timur II Blok ND2 No 22 Perumahan Gading Indah Kelapa Gading Jakarta Utara sebelan terakhir selalu dipantau orang tak dikenal.
" Rumah Kompol Novel dalam sebulan terakhir ini didatangi oleh beberapa orang tak dikenal, bahkan yang terakhir menurut pengakuan satpam rumah beliau, sempat rumahnya didatangi orang dengan mengatasnamakan Densus 88, hal itu tak hanya dialami oleh Kompol Novel tetapi penyidik lain yang menangani kasus Simulator SIM ini" kata Bambang dalam keterangan persnya di Gedung KPK Sabtu, (6/10/2012).
Sebelumnya, Kombes Dedi Irianto dari Dirkrimum Polda Bengkulu sempat membawa surat perintah penangkapan, dan penggeledahan terhadap Kompol Novel. Namun, karena pimpinan KPK sedang tidak berada di tempat, maka seluruh anggota Polri tersebut kembali.
"Surat penangkapan terhadap Kompol Novel ini rencananya akan diberikan dari pihak kepolisian kepada Pimpinan KPK. Karena pimpinan KPK tidak ada, ya mereka pulang," katanya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (6/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihak kepolisian ingin menjemput paksa Kompol Novel karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap warga sipil di Bengkulu. Padahal, penganiayaan tersebut dilakukan oleh anak buah penyidik Polri yang saat ini bertugas di KPK itu. (wbs)
(lil)