Reformasi birokrasi belum efektif

Sabtu, 06 Oktober 2012 - 03:35 WIB
Reformasi birokrasi...
Reformasi birokrasi belum efektif
A A A
Sindonews.com - Reformasi birokrasi yang dilakukan pemerintah dinilai masih belum efektif meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal itu terbukti dengan temuan BPK yang menyebut adanya kerugian negara dan daerah yang mencapai Rp77 miliar dari perjalanan dinas fiktif.

Anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain mengatakan, reformasi birokrasi yang dilakukan selama ini masih sangat jauh dari tujuan yang ditetapkan.

"Reformasi birokrasi masih belum kelihatan hasilnya, terutama untuk perampingan lembaga dan institusi di pusat dan daerah," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Dia mengungkapkan, reformasi birokrasi sampai saat ini terkesan hanya berkutat pada remunerasi, dan jumlah yang dibayarkan negara terhadap kinerja pegawai. Padahal, PNS seharusnya mau bekerja dan mengabdi untuk negara dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

Dia mengungkapkan, data perjalanan fiktif yang diungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, DPR perlu lebih memperketat pengawasan terhadap mata anggaran perjalanan dinas seluruh kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerjanya.

"DPR harus mulai mengevaluasi seluruh mata anggaran perjalanan dinas, mulai dari perencanaan, anggaran, hingga efektivitasnya," ujarnya.

Sebelumnya, BPK menyatakan, penyimpangan perjalanan dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) selalu menjadi temuan dalam pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh pihaknya. Selama ini, anggaran perjalanan dinas sulit dikontrol, karena menyelinap dalam anggaran belanja barang.

BPK menemukan adanya kerugian negara atau daerah akibat penyimpangan perjalanan dinas PNS yang mencapai Rp77 miliar. Angka itu didapat dari 259 kasus penyimpangan perjalanan dinas di pemerintah pusat, dan daerah.
(lil)
Berita Terkait
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Riau Sita Rumah Muflihun terkait Dugaan Korupsi SPPD Fiktif
Tertipu Travel Fiktif,...
Tertipu Travel Fiktif, Perjalanan Dinas 5 OPD Pangkep Batal
BPK Temukan Penyimpangan...
BPK Temukan Penyimpangan Perjalanan Dinas Fiktif PNS Miliaran Rupiah
Tito Baru Tahu Temuan...
Tito Baru Tahu Temuan Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di Kemendagri
Geledah Kantor KONI...
Geledah Kantor KONI Tangsel, Kejari Tangsel Temukan Perjalanan Dinas Fiktif ke Batam
Dugaan Perjalanan Dinas...
Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di DPRD Pandeglang Tembus Rp500 Juta, Begini Modusnya
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved