DPR harus mengawasi anggaran perdin kementerian

Sabtu, 06 Oktober 2012 - 03:01 WIB
DPR harus mengawasi...
DPR harus mengawasi anggaran perdin kementerian
A A A
Sindonews.com - DPR diminta lebih cermat dalam mengawasi anggaran perjalanan dinas setiap kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerjanya. Hal itu dilakukan untuk menghindari perjalanan dinas fiktif yang menghabiskan anggaran.

Anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain mengatakan, data perjalanan fiktif yang diungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, DPR perlu lebih memperketat pengawasan terhadap mata anggaran perjalanan dinas seluruh kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerjanya.

"DPR harus mulai mengevaluasi seluruh mata anggaran perjalanan dinas, mulai dari perencanaan, anggaran, hingga efektivitasnya," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Dia mengungkapkan, selama ini perjalanan dinas anggota DPR selalu menjadi sorotan publik. Padahal, lebih banyak pegawai yang melakukan pelanggaran terhadap perjalanan dinas.

Untuk itu, pihaknya juga akan lebih serius mendorong Kementerian Dalam Negeri yang selama ini menjadi pembina pemerintah daerah dalam menyusun anggaran perjalanan dinas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kita akan lebih serius mendorong Kemendagri dalam mengevaluasi dan mengawasi perjalanan dinas dari pemerintah daerah," ujarnya.

Sebelumnya, BPK menyatakan, penyimpangan perjalanan dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) selalu menjadi temuan dalam pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh pihaknya. Selama ini, anggaran perjalanan dinas sulit dikontrol, karena menyelinap dalam anggaran belanja barang.

BPK menemukan adanya kerugian negara atau daerah akibat penyimpangan perjalanan dinas PNS yang mencapai Rp77 miliar. Angka itu didapat dari 259 kasus penyimpangan perjalanan dinas di pemerintah pusat, dan daerah.
(lil)
Berita Terkait
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Riau Sita Rumah Muflihun terkait Dugaan Korupsi SPPD Fiktif
BPK Temukan Penyimpangan...
BPK Temukan Penyimpangan Perjalanan Dinas Fiktif PNS Miliaran Rupiah
Tertipu Travel Fiktif,...
Tertipu Travel Fiktif, Perjalanan Dinas 5 OPD Pangkep Batal
Tito Baru Tahu Temuan...
Tito Baru Tahu Temuan Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di Kemendagri
Geledah Kantor KONI...
Geledah Kantor KONI Tangsel, Kejari Tangsel Temukan Perjalanan Dinas Fiktif ke Batam
Dugaan Perjalanan Dinas...
Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di DPRD Pandeglang Tembus Rp500 Juta, Begini Modusnya
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved