KPK siap tahan DS
Kamis, 04 Oktober 2012 - 17:08 WIB
KPK siap tahan DS
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad siap menandatangani surat perintah penahanan terhadap Irjen Pol Djoko Susilo yang telah menjadi tersangka dalam kasus pengadaan simulator mobil dan motor di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri 2011 lalu.
"Besok saya tidak akan bergeser dari bangku saya di ruangan saya di lantai tiga. Saya menunggu teman-teman (penyidik) dari lantai tujuh, dan delapan untuk membawa surat perintah penahanan (Djoko Susilo)," kata Abraham di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Dia menegaskan, tidak memiliki alasan untuk menunda-nunda menandatangani surat perintah penahanan yang diminta penyidik. "Dan jika surat penahanan itu ada di meja saya, saya tidak akan menolak untuk menandatanganinya," ungkapnya.
Seperti diketahui, KPK telah mendapatkan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat penggiat antikorupsi untuk menahan Irjen Pol Djoko Susilo. Puluhan aktivis antikorupsi tersebut kompak mengenakan pakaian hitam-hitam, dan membawa puluhan pamflet dari yang bertuliskan 'Save KPK', dan 'tangkap Jenderal Djoko'.
Selain itu, mereka juga mengenakan ikat kepala hitam bertuliskan 'Save KPK, Bersihkan Polri'. Bahkan, ada dua orang aktivis yang melaksanakan aksi teatrikal dengan menggunakan topeng wajah Djoko Susilo dengan tangan terborgol.
"Besok saya tidak akan bergeser dari bangku saya di ruangan saya di lantai tiga. Saya menunggu teman-teman (penyidik) dari lantai tujuh, dan delapan untuk membawa surat perintah penahanan (Djoko Susilo)," kata Abraham di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Dia menegaskan, tidak memiliki alasan untuk menunda-nunda menandatangani surat perintah penahanan yang diminta penyidik. "Dan jika surat penahanan itu ada di meja saya, saya tidak akan menolak untuk menandatanganinya," ungkapnya.
Seperti diketahui, KPK telah mendapatkan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat penggiat antikorupsi untuk menahan Irjen Pol Djoko Susilo. Puluhan aktivis antikorupsi tersebut kompak mengenakan pakaian hitam-hitam, dan membawa puluhan pamflet dari yang bertuliskan 'Save KPK', dan 'tangkap Jenderal Djoko'.
Selain itu, mereka juga mengenakan ikat kepala hitam bertuliskan 'Save KPK, Bersihkan Polri'. Bahkan, ada dua orang aktivis yang melaksanakan aksi teatrikal dengan menggunakan topeng wajah Djoko Susilo dengan tangan terborgol.
(lil)