Pengunduran diri kepala daerah, tak perlu izin DPRD

Jum'at, 28 September 2012 - 17:49 WIB
Pengunduran diri kepala...
Pengunduran diri kepala daerah, tak perlu izin DPRD
A A A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan dalam revisi Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Daerah (RUU Pemda) terkait kepala daerah, tidak perlu meminta persetujuan DPRD apabila ingin mengundurkan diri dari jabatannya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenek mengatakan, dalam UU 32/2004 tentang pemda terutama pasal 29 yang berisi pengunduran diri kepala daerah, terdapat tiga hal, yakni dikarenakan meninggal dunia, mengundurkan diri, dan diberhentikan dengan sebab-sebab tertentu.

"Pengunduran diri ini yang perlu dipertajam pemaknaannya dalam revisi RUU Pemda, bahwa kepala daerah tidak perlu meminta izin DPRD," ujarnya saat dihubungi SINDO, Jumat (28/9/2012).

Menurut Donny sapaan akrab Reydonnyzar Moenek ini, pengunduran diri kepala daerah harus melalui keputusan sidang paripurna DPRD, di mana pengundurun diri dapat diterima atau ditolak.

Hal itu dinilai melanggar hak seseorang serta konstitusional apabila kepala daerah ingin mencalonkan atau dicalonkan mengisi jabatan publik. "Ini sifatnya mengusulkan serta memaknai apa yang dimaksud pengunduran diri," katanya.

Donny menambahkan, ketika presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya, dia tidak ijin kepada DPR. Dia hanya mengatakan di depan publik jika dirinya mengundurkan diri dari jabatannya, karena desakan dari masyarakat yang menilai kinerjanya tidak baik.

"Usulan ini sudah dimasukan dalam draft RUU Pemda. Kepala daerah mengundurkan diri saja," tandasnya.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemda Khatibul Umam Wiranu mengatakan, usulan tersebut dinilai tepat untuk melindungi hak konstitusional seorang kepala daerah untuk mencalonkan diri pada posisi yang lain, baik itu jabatan publik seperti presiden, menteri maupun lainnya.

"Hal itu untuk tidak menghalang-halangi seseorang untuk mengisi mengisi jabatan publik," ujarnya.

Menurut politikus Partai Demokrat ini, peraturan yang ada saat ini, apabila kepala daerah mencalonkan diri pada posisi yang lebih tinggi misalnya wali Kota mencalonkan diri sebagai gubernur seperti Joko Widodo (Jokowi), hanya nonaktif dari jabatannya.

"Hal ini tidak fair, langkah mundur lebih baik," katanya.

Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, usulan tersebut juga sebagai upaya mencegah kepala daerah benar-benar dalam mengisi jabatan publik.

Sebab, saat ini banyak kepala daerah hanya coba-coba mengisi jabatan publik, dengan pengertian bila terpilih maupun tidak terpilih, tidak menjadi msalah bagi kepala daerah.

"Ini perlu di pertimbangkan dalam revisi RUU Pemda. Namun, dalam RUU tersebut belum diajukan oleh pemerintah," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
RUU Ciptaker Buat Pemda...
RUU Ciptaker Buat Pemda Kehilangan Wewenang Mengelola Kekayaan Daerah
Caplok Wewenang Pemda,...
Caplok Wewenang Pemda, RUU Cipta Kerja Berpotensi Hapus Otonomi Daerah
Kemendagri Kaji Revisi...
Kemendagri Kaji Revisi UU Pemerintahan Daerah
Tata Kelola Pemda Dinilai...
Tata Kelola Pemda Dinilai Pengaruhi Pencapaian Target Kinerja
IOH Kolaborasi Pemda...
IOH Kolaborasi Pemda Bogor Luncurkan Program Sampah Jadi Pulsa
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai...
DPR Sahkan RUU KIA Sebagai RUU Inisiatif DPR
Berita Terkini
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved