BPK pernah peringatkan sertifikasi tanah Hambalang
Kamis, 27 September 2012 - 12:36 WIB
BPK pernah peringatkan sertifikasi tanah Hambalang
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pernah memperingatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk segera mengurus sertifikasi tanah sebelum pembangunan pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Kami sudah mengatakan bahwa segera diproses dulu surat-suratnya sebelum melakukan pembangunan," ujar Wakil Ketua BPK Hasan Bisri kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Hasan mengatakan, rekomendasi tersebut sudah disampaikan ke Kemenpora supaya tidak ada masalah di kemudian hari. BPK menyarankan, meski tanah Hambalang itu termasuk hibah, tapi, harus diperkuat dengan bukti kepemilikan.
"Kami khawatir nanti saat sudah dilakukan pembangunan ternyata tanahnya digugat orang dan kita kalah, kerugian akan tambah besar," terangnya.
Namun, dia tidak mengetahui pasti. Apakah sertifikasi tersebut sudah diselesaikan atau belum. "Paling tidak saat kami melakukan pemeriksaan itu, bukti-bukti kepemilikan belum clear, mungkin sekarang sudah kan dalam proses," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua BPK Hadi Poernomo mengatakan, pelaksanaan proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga (PPPSON) di Hambalang, Jawa Barat telah cacat sejak awal pelaksanaannya.
"Proyek Hambalang itu sudah cacat dari dalam kandungan," katanya.
"Kami sudah mengatakan bahwa segera diproses dulu surat-suratnya sebelum melakukan pembangunan," ujar Wakil Ketua BPK Hasan Bisri kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Hasan mengatakan, rekomendasi tersebut sudah disampaikan ke Kemenpora supaya tidak ada masalah di kemudian hari. BPK menyarankan, meski tanah Hambalang itu termasuk hibah, tapi, harus diperkuat dengan bukti kepemilikan.
"Kami khawatir nanti saat sudah dilakukan pembangunan ternyata tanahnya digugat orang dan kita kalah, kerugian akan tambah besar," terangnya.
Namun, dia tidak mengetahui pasti. Apakah sertifikasi tersebut sudah diselesaikan atau belum. "Paling tidak saat kami melakukan pemeriksaan itu, bukti-bukti kepemilikan belum clear, mungkin sekarang sudah kan dalam proses," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua BPK Hadi Poernomo mengatakan, pelaksanaan proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga (PPPSON) di Hambalang, Jawa Barat telah cacat sejak awal pelaksanaannya.
"Proyek Hambalang itu sudah cacat dari dalam kandungan," katanya.
(mhd)