Hartati akui tidak bisa pakai twitter
Senin, 24 September 2012 - 15:51 WIB
Hartati akui tidak bisa pakai twitter
A
A
A
Sindonews.com - Kicauan sebuah twitter mengatasnamakan @hartatimurdaya belakangan ini memang cukup menggemparkan. Pasalnya, melalui twitter itu, Hartati mengungkapkan kekesalan terhadap Partai Demokrat.
Menanggapi hal itu, bos PT Hardaya Inti Plantation ini pun mengelak. Tersangka dugaan suap pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah ini mengatakan tidak pernah menggunakan twitter apalagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan terkait sejumlah kasus.
Tentu saja dia heran, karena selama di dalam rutan dirinya dilarang membawa handphone maupun gadget lainnya.
"Itu twitter dari mana ya? Ada orang mengaku saya," ujar Hartati usai menerima tamu di ruang tatap muka Rutan KPK, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Tak hanya heran, Hartati juga geram. Apalagi selama ini sebagai genersi tua, dirinya tidak terlalu akrab dengan teknologi seperti twitter. "Saya tuh jujur enggak bisa pakai twitter. Saya kan angkatan tua. Di sini HP saja gak ada, gimana main twitter," tukasnya.
Sebelumnnya beredar pernyataan melalui jejaring sosial twitter dengan akun @hartatimurdaya. Akun yang baru berumur tujuh hari itu pun kerap membongkar berbagai kasus yang selama ini masih diproses KPK. Padahal, Hartati sendiri saat ini tengah mendekam di Rutan KPK.
Tidak hanya kasus dugaan suap bupati Buol Amran Batalipu, dalam akun @hartatimurdaya itu juga kerap kali menyinggung soal kasus-kasus lain seperti sepak terjang Arthalyta Suryani, pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kampanye Partai Demokrat, Pengeloaan PRJ, dan kasus skandal Bank Century.
Dan ini merupakan salah satu isi akun twitter dengan nama @hartatimurdaya "Pasti kasus century perlahan akan terbuka boroknya , ingat saya Bendhara Partai Demokrat waktu itu saya tahu persis darimana saja dana itu," ujar Hartati dalam akun twitter @hartatimurdaya.
Menanggapi hal itu, bos PT Hardaya Inti Plantation ini pun mengelak. Tersangka dugaan suap pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah ini mengatakan tidak pernah menggunakan twitter apalagi mengeluarkan pernyataan-pernyataan terkait sejumlah kasus.
Tentu saja dia heran, karena selama di dalam rutan dirinya dilarang membawa handphone maupun gadget lainnya.
"Itu twitter dari mana ya? Ada orang mengaku saya," ujar Hartati usai menerima tamu di ruang tatap muka Rutan KPK, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Tak hanya heran, Hartati juga geram. Apalagi selama ini sebagai genersi tua, dirinya tidak terlalu akrab dengan teknologi seperti twitter. "Saya tuh jujur enggak bisa pakai twitter. Saya kan angkatan tua. Di sini HP saja gak ada, gimana main twitter," tukasnya.
Sebelumnnya beredar pernyataan melalui jejaring sosial twitter dengan akun @hartatimurdaya. Akun yang baru berumur tujuh hari itu pun kerap membongkar berbagai kasus yang selama ini masih diproses KPK. Padahal, Hartati sendiri saat ini tengah mendekam di Rutan KPK.
Tidak hanya kasus dugaan suap bupati Buol Amran Batalipu, dalam akun @hartatimurdaya itu juga kerap kali menyinggung soal kasus-kasus lain seperti sepak terjang Arthalyta Suryani, pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kampanye Partai Demokrat, Pengeloaan PRJ, dan kasus skandal Bank Century.
Dan ini merupakan salah satu isi akun twitter dengan nama @hartatimurdaya "Pasti kasus century perlahan akan terbuka boroknya , ingat saya Bendhara Partai Demokrat waktu itu saya tahu persis darimana saja dana itu," ujar Hartati dalam akun twitter @hartatimurdaya.
(lns)