Densus temukan bahan peledak di rumah Joko
Minggu, 23 September 2012 - 16:06 WIB
Densus temukan bahan peledak di rumah Joko
A
A
A
Sindonews.com - Dalam meringkus tersangka Joko Tripitono di Jalan Flamboyan RT 02 RW 011 Laweyan, Solo, Tim Densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berisi bahan peledak.
Dengan menggunakan beberepa kontener plastik, Tim Densus 88 membawa beberapa barang bukti dari rumah Joko. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa bahan-bahan peledak, senjata tajam, pentungan, serta buku-buku jihad.
Seluruh barang tersebut langsung dibawa ke dalam mobil yang sudah disiapkan.
Mantan ketua RT setempat Panji mengatakan, Joko memiliki lima orang anak dan seorang istri bernama Dwi. Sejak berhenti bekerja di hotel, Joko diketahui aktif mengisi ceramah di sejumlah masjid.
Seperti diberitakan, Minggu (23/9/2012) siang Tim Densus 88 Antiteror kembali meringkus seorang warga RT 02/RW 011 Kampung Madokan Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah sekira pukul 11.00 WIB. Hingga kini polisi belum menyebut keterkaitan warga tersebut dalam jaringan terorisme.
Pria bernama Joko Tripitono (40) diringkus Densus tanpa memberikan perlawanan saat berada di rumah mertuanya, di Kampung Madokan. Di tempat tersebut, dia menempati rumah kerabatnya bersama istri dan lima orang anak.
Dengan menggunakan beberepa kontener plastik, Tim Densus 88 membawa beberapa barang bukti dari rumah Joko. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa bahan-bahan peledak, senjata tajam, pentungan, serta buku-buku jihad.
Seluruh barang tersebut langsung dibawa ke dalam mobil yang sudah disiapkan.
Mantan ketua RT setempat Panji mengatakan, Joko memiliki lima orang anak dan seorang istri bernama Dwi. Sejak berhenti bekerja di hotel, Joko diketahui aktif mengisi ceramah di sejumlah masjid.
Seperti diberitakan, Minggu (23/9/2012) siang Tim Densus 88 Antiteror kembali meringkus seorang warga RT 02/RW 011 Kampung Madokan Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah sekira pukul 11.00 WIB. Hingga kini polisi belum menyebut keterkaitan warga tersebut dalam jaringan terorisme.
Pria bernama Joko Tripitono (40) diringkus Densus tanpa memberikan perlawanan saat berada di rumah mertuanya, di Kampung Madokan. Di tempat tersebut, dia menempati rumah kerabatnya bersama istri dan lima orang anak.
(ysw)