Suami Hartati besuk istrinya di Rutan
Rabu, 12 September 2012 - 23:29 WIB
Suami Hartati besuk istrinya di Rutan
A
A
A
Sindonews.com - Tak berselang lama menjalani masa penahanan, tersangka kasus penyuapan Siti Hartati Murdaya langsung dikunjungi kerabat serta keluarganya di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
Murdaya Poo, suami dari Hartati, pengusaha nasional tersebut tiba sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (12/9/2012). Saat ditanyai wartawan Murdaya yang hadir mengenakan jas berwarna gelap enggan berkomentar terkait penahanan istrinya.
Sebelumnya, dua putra Hartati, yakni Karuna Murdaya selaku anak bungsu dan anak keduanya Prasna Murdaya menjenguk ke Rutan KPK. Karuna datang terlebih dahulu dari pada kakaknya. Saat ditanyai wartawan, dia enggan memberikan komentar terkait penahanan ibunya itu.
Tak berselang kemudian, Prasna Murdaya pun datang. Sama seperti adiknya, Prasna belum mau komentar terkait penahanan ibunya yang baru berlangsung kurang dari tiga jam itu.
Sementara itu, pantauan di lokasi, para pendukung Hartati Murdaya yang notabennya merupakan karyawan perusahaan Hartati dan simpatisan Walubi masih memadati kantor KPK. Mereka berharap dapat membesuk Hartati.
Hartati pun mendapat kiriman barang dari pihak keluarga yang akan dipergunakan untuk keperluan di dalam Rutan KPK.
Seperti tas besar warna hitam yang diduga berisi pakaian. Bakan sebuah gayung mandi berwana putih nampak terlihat di antara tumpukan sekian barang yang terpajang di depan rutan KPK. Barang tersebut pun belum dizinkan masuk oleh pihak KPK lantaran masih mengurusi administrasi penahanan di Rutan.
Murdaya Poo, suami dari Hartati, pengusaha nasional tersebut tiba sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (12/9/2012). Saat ditanyai wartawan Murdaya yang hadir mengenakan jas berwarna gelap enggan berkomentar terkait penahanan istrinya.
Sebelumnya, dua putra Hartati, yakni Karuna Murdaya selaku anak bungsu dan anak keduanya Prasna Murdaya menjenguk ke Rutan KPK. Karuna datang terlebih dahulu dari pada kakaknya. Saat ditanyai wartawan, dia enggan memberikan komentar terkait penahanan ibunya itu.
Tak berselang kemudian, Prasna Murdaya pun datang. Sama seperti adiknya, Prasna belum mau komentar terkait penahanan ibunya yang baru berlangsung kurang dari tiga jam itu.
Sementara itu, pantauan di lokasi, para pendukung Hartati Murdaya yang notabennya merupakan karyawan perusahaan Hartati dan simpatisan Walubi masih memadati kantor KPK. Mereka berharap dapat membesuk Hartati.
Hartati pun mendapat kiriman barang dari pihak keluarga yang akan dipergunakan untuk keperluan di dalam Rutan KPK.
Seperti tas besar warna hitam yang diduga berisi pakaian. Bakan sebuah gayung mandi berwana putih nampak terlihat di antara tumpukan sekian barang yang terpajang di depan rutan KPK. Barang tersebut pun belum dizinkan masuk oleh pihak KPK lantaran masih mengurusi administrasi penahanan di Rutan.
(azh)