Demokrat siap tampung 12 parpol yang gugur
Rabu, 12 September 2012 - 05:03 WIB
Demokrat siap tampung 12 parpol yang gugur
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat menyatakan siap menampung partai politik (parpol) yang tidak lolos dalam verifikasi untuk menjadi peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, Partai Demokrat sangat terbuka bagi seluruh parpol yang tidak lolos proses verifikasi, tapi tetap ingin berpartisipasi membangun Indonesia.
"Kami (Partai Demokrat) adalah partai yang terbuka. kami sangat welcome dengan mereka (parpol yang tidak lolos verifikasi)," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Anggota Komisi I DPR itu mengungkapkan, saat ini telah ada Partai Barisan Nusantara (Barnas) dan Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) yang bergabung bersama Partai Demokrat.
Menurutnya, kedua parpol tersebut bergabung dengan Demokrat setelah ada pembicaraan yang intensif untuk menyamakan visi, misi, dan tujuan perjuangan dalam membangun Indonesia.
Dia menegaskan, tidak menutup kemungkinan Partai Demokrat menggandeng 12 parpol yang baru saja dinyatakan tidak lolos verifikasi persyaratan administratif dalam pemilu mendatang.
"Untuk bergabung, paling tidak, ada koridor yang harus dilalui, dan proses yang harus dilalui oleh mereka," ujarnya.
Max menyatakan, perbedaan platform parpol juga masih bisa dibicarakan bersama, untuk mendapatkan kesepahaman visi. "Tidak ada aturan yang tidak bisa dirubah. Hanya kitab suci yang tidak bisa diubah," tandasnya.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, Partai Demokrat sangat terbuka bagi seluruh parpol yang tidak lolos proses verifikasi, tapi tetap ingin berpartisipasi membangun Indonesia.
"Kami (Partai Demokrat) adalah partai yang terbuka. kami sangat welcome dengan mereka (parpol yang tidak lolos verifikasi)," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Anggota Komisi I DPR itu mengungkapkan, saat ini telah ada Partai Barisan Nusantara (Barnas) dan Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) yang bergabung bersama Partai Demokrat.
Menurutnya, kedua parpol tersebut bergabung dengan Demokrat setelah ada pembicaraan yang intensif untuk menyamakan visi, misi, dan tujuan perjuangan dalam membangun Indonesia.
Dia menegaskan, tidak menutup kemungkinan Partai Demokrat menggandeng 12 parpol yang baru saja dinyatakan tidak lolos verifikasi persyaratan administratif dalam pemilu mendatang.
"Untuk bergabung, paling tidak, ada koridor yang harus dilalui, dan proses yang harus dilalui oleh mereka," ujarnya.
Max menyatakan, perbedaan platform parpol juga masih bisa dibicarakan bersama, untuk mendapatkan kesepahaman visi. "Tidak ada aturan yang tidak bisa dirubah. Hanya kitab suci yang tidak bisa diubah," tandasnya.
(lil)