Pemerintah jamin seleksi PNS bersih
Selasa, 11 September 2012 - 15:22 WIB
Pemerintah jamin seleksi PNS bersih
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemberdayaan Aperatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Azwar Abubakar menegaskan, Pemerintah menjamin tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan tes penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun ini.
Jaminan yang dikemukakan Azwar, direalisasikan pada seluruh tahapan tes penerimaan tersebut. Dari mulai tes tertulis hingga wawancara. "Yang tes tertulis sangat terbuka. Saat tes penerimaan kemarin enggak bisa masuk orang, disegel semua soalnya. Jadi mulai bikin soal, kirim soal, diawasi datanya oleh polisi," kata Azwar di kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Azwar memastikan, praktek-praktek kecurangan seperti kolusi dan nepotisme pun sangat kecil kemungkinannya terjadi dalam seleksi kali ini. Pasalnya, dalam pelaksanaannya, tim yang dibentuk memiliki tahapan yang berlapis-lapis.
"Enggak ada, kalau keluarga itu enggak bisa lewat. Nyogok juga enggak bisa, kan itu berlapis-lapis. Mau nyogok ke mana?" tegasnya lagi.
Dirinya menyebutkan, komponen-komponen lembaga yang terlibat sebagai pelaksana seleksi tersebut terdiri dari beberapa elemen. "Ada dari BKN, Menpan RB, Kementerian bersangkutan, 10 Perguruan Tinggi dan polisi," pungkasnya.
Jaminan yang dikemukakan Azwar, direalisasikan pada seluruh tahapan tes penerimaan tersebut. Dari mulai tes tertulis hingga wawancara. "Yang tes tertulis sangat terbuka. Saat tes penerimaan kemarin enggak bisa masuk orang, disegel semua soalnya. Jadi mulai bikin soal, kirim soal, diawasi datanya oleh polisi," kata Azwar di kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Azwar memastikan, praktek-praktek kecurangan seperti kolusi dan nepotisme pun sangat kecil kemungkinannya terjadi dalam seleksi kali ini. Pasalnya, dalam pelaksanaannya, tim yang dibentuk memiliki tahapan yang berlapis-lapis.
"Enggak ada, kalau keluarga itu enggak bisa lewat. Nyogok juga enggak bisa, kan itu berlapis-lapis. Mau nyogok ke mana?" tegasnya lagi.
Dirinya menyebutkan, komponen-komponen lembaga yang terlibat sebagai pelaksana seleksi tersebut terdiri dari beberapa elemen. "Ada dari BKN, Menpan RB, Kementerian bersangkutan, 10 Perguruan Tinggi dan polisi," pungkasnya.
(kur)