PAN bertekad raih dua digit suara
Senin, 10 September 2012 - 06:39 WIB
PAN bertekad raih dua digit suara
A
A
A
Sindonews.com - Partai Amanat Nasional (PAN) bertekad meraih dua digit suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Jika target ini dapat terpenuhi, perolehan suara dua besar elektabilitas tertinggi calon presiden (capres) PAN yakni Hatta Rajasa bisa tetap terjaga.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Taufik Kurniawan mengatakan, PAN optimistis tren dua besar elektabilitas Hatta Rajasa sebagai capres bisa terus terjaga hingga pelaksanaan Pilpres 2014.
Hal itu bisa diwujudkan jika PAN bisa terus menjaga target dua digit perolehan suara di Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.
“Kalau dua digit itu bisa dipenuhi, tentunya bisa mempermudah langkah Pak Hatta memiliki elektabilitas yang mumpuni untuk menjadi capres. Kalau sekarang survei PAN dan Pak Hatta meningkat, itu berkat kerja keras dari seluruh kader,” tandas Taufik kepada SINDO di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Dengan demikian, ujarnya, dalam kaitan dengan hasil survei apapun,PAN menganggap itu sebagai salah satu bentuk referensi untuk bisa meningkatkan kinerja partai. Capaian PAN juga bisa maksimal dengan terus mengikuti prosesproses yang berkaitan dengan situasi politik saat ini.
Ditanya soal pendapat publik yang menyatakan Pilpres 2014 merupakan pertarungan Hatta Rajasa dengan Prabowo Subianto, Taufik menyatakan, hal itu merupakan asumsi yang juga diperhitungkan PAN.
Namun, dia menyatakan, PAN tidak akan menutup diri untuk terus berkomunikasi dengan partai lain dalam mengusung Hatta Rajasa sebagai capres.
“Asumsi itu kita hargai. Kami memandang semua capres yang akan muncul di 2014 merupakan sosok yang potensial untuk menang. Karena itu,kita juga akan terus berkonsolidasi lintas partai untuk memperkuat pengusungan Pak Hatta menjadi capres,” paparnya.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, dirinya yakin PAN dapat merebut perolehan suara di atas 10 persen pada Pileg 2014.
Menurut dia, sejumlah strategi sudah dilakukan PAN di antaranya dengan mengusung Hatta Rajasa sebagai capres.
Viva berharap peningkatan elektabilitas Hatta juga bisa mendongkrak elektabilitas partai. Dia menilai peran figur pimpinan partai akan berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas partai.
“Popularitas Bang Hatta saat ini sudah mengalami peningkatan.BangHattaberada di posisi kedua di bawah Prabowo Subianto berdasarkan survei JSI. Angkanya saya lupa tapi yang jelas elektabilitasnya sudah mencapai di atas 10 persen, di bawah Prabowo,” ujarnya.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengungkapkan, cita-cita PAN meraih dua digit dan mengantar Hatta Rajasa sebagai capres merupakan hal yang terlalu muluk-muluk.
Menurut dia, tidak ada indikator yang menunjukkan bahwa PAN mengalami kemajuan radikal selama dipimpin Hatta Rajasa. Dia menilai PAN selama ini selalu statis.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Taufik Kurniawan mengatakan, PAN optimistis tren dua besar elektabilitas Hatta Rajasa sebagai capres bisa terus terjaga hingga pelaksanaan Pilpres 2014.
Hal itu bisa diwujudkan jika PAN bisa terus menjaga target dua digit perolehan suara di Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.
“Kalau dua digit itu bisa dipenuhi, tentunya bisa mempermudah langkah Pak Hatta memiliki elektabilitas yang mumpuni untuk menjadi capres. Kalau sekarang survei PAN dan Pak Hatta meningkat, itu berkat kerja keras dari seluruh kader,” tandas Taufik kepada SINDO di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Dengan demikian, ujarnya, dalam kaitan dengan hasil survei apapun,PAN menganggap itu sebagai salah satu bentuk referensi untuk bisa meningkatkan kinerja partai. Capaian PAN juga bisa maksimal dengan terus mengikuti prosesproses yang berkaitan dengan situasi politik saat ini.
Ditanya soal pendapat publik yang menyatakan Pilpres 2014 merupakan pertarungan Hatta Rajasa dengan Prabowo Subianto, Taufik menyatakan, hal itu merupakan asumsi yang juga diperhitungkan PAN.
Namun, dia menyatakan, PAN tidak akan menutup diri untuk terus berkomunikasi dengan partai lain dalam mengusung Hatta Rajasa sebagai capres.
“Asumsi itu kita hargai. Kami memandang semua capres yang akan muncul di 2014 merupakan sosok yang potensial untuk menang. Karena itu,kita juga akan terus berkonsolidasi lintas partai untuk memperkuat pengusungan Pak Hatta menjadi capres,” paparnya.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, dirinya yakin PAN dapat merebut perolehan suara di atas 10 persen pada Pileg 2014.
Menurut dia, sejumlah strategi sudah dilakukan PAN di antaranya dengan mengusung Hatta Rajasa sebagai capres.
Viva berharap peningkatan elektabilitas Hatta juga bisa mendongkrak elektabilitas partai. Dia menilai peran figur pimpinan partai akan berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas partai.
“Popularitas Bang Hatta saat ini sudah mengalami peningkatan.BangHattaberada di posisi kedua di bawah Prabowo Subianto berdasarkan survei JSI. Angkanya saya lupa tapi yang jelas elektabilitasnya sudah mencapai di atas 10 persen, di bawah Prabowo,” ujarnya.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengungkapkan, cita-cita PAN meraih dua digit dan mengantar Hatta Rajasa sebagai capres merupakan hal yang terlalu muluk-muluk.
Menurut dia, tidak ada indikator yang menunjukkan bahwa PAN mengalami kemajuan radikal selama dipimpin Hatta Rajasa. Dia menilai PAN selama ini selalu statis.
(lns)