Bom Depok, polisi sita peluru & granat
Minggu, 09 September 2012 - 13:42 WIB
Bom Depok, polisi sita peluru & granat
A
A
A
Sindonews.com - Aparat kepolisian menemukan sejumlah bahan untuk membuat bom rakitan di lokasi ledakan di Jalan Nusantara, RT 04/013, Kelurahan Beji, Depok, pada Sabtu 8 September 2012 malam.
Kadiv Humas Mabes Polri Anang Iskandar mengatakan, berdasarkan hasil penyisiran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan Sejumlah benda berikut ini:
1. Tiga buah granat dengan perincian satu granat manggis dan satu granat asap
2. Satu pucuk senpi bareta berisi amunisi 17 butir peluru dan dua pucuk senpi Enggran (sejenis scorpion senjata serbu dan peredam) masih dalam rangkaian
3. Peluru 9 mm berisi 50 butir, 22 mm berisi 30 butir buatan pindad.
4. Batre 9 volt sebanyak lima buah
5. Swiching dalam rangkaian enam buah
6. Talkit, gambar pejera, laras dan
magazen (manual)
7. Black powder, potasium kl sebanyak tujuh kg dan satu unit detonator elektrik.
8. Kabel serabut dan tunggal serta paralon ukuran 11/4 inc sebanyak enam buah sudah terisi
Sejak pagi tadi, sambung Anang, polisi terus melakukan olah TKP bersama tim gabungan yang terdiri dari Gegana, Puslabfor Mabes Polri, Inafis, Dokumen Polisi dan Polresta.
Kadiv Humas Mabes Polri Anang Iskandar mengatakan, berdasarkan hasil penyisiran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan Sejumlah benda berikut ini:
1. Tiga buah granat dengan perincian satu granat manggis dan satu granat asap
2. Satu pucuk senpi bareta berisi amunisi 17 butir peluru dan dua pucuk senpi Enggran (sejenis scorpion senjata serbu dan peredam) masih dalam rangkaian
3. Peluru 9 mm berisi 50 butir, 22 mm berisi 30 butir buatan pindad.
4. Batre 9 volt sebanyak lima buah
5. Swiching dalam rangkaian enam buah
6. Talkit, gambar pejera, laras dan
magazen (manual)
7. Black powder, potasium kl sebanyak tujuh kg dan satu unit detonator elektrik.
8. Kabel serabut dan tunggal serta paralon ukuran 11/4 inc sebanyak enam buah sudah terisi
Sejak pagi tadi, sambung Anang, polisi terus melakukan olah TKP bersama tim gabungan yang terdiri dari Gegana, Puslabfor Mabes Polri, Inafis, Dokumen Polisi dan Polresta.
(san)