Wakil Gumilar nyalon di Pilrek UI
Sabtu, 08 September 2012 - 12:51 WIB
Wakil Gumilar nyalon di Pilrek UI
A
A
A
Sindonews.com – Pendaftaran Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Indonesia (UI) secara resmi telah ditutup pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Sebelum detik-detik terakhir penutupan, Wakil Rektor UI I Muhammad Anis resmi ikut mendaftar menjadi bakal calon rektor.
Anis mendaftar sekira pukul 17.00 WIB Jumat 7 September 2012 kemarin. Anis memastikan ia tidak mencalonkan diri, tetapi dicalonkan. Namun Anis enggan menyebutkan pihak yang mencalonkannya.
"Saya tak bisa menyebut siapa yang mencalonkan saya, tapi kan tetap saja ada proses mendaftar,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (8/9/2012).
Anis optimis mengikuti Pemilihan Rektor. Sebab, dia sosok paling berpengalaman dan sudah 20 tahun mengelola UI.
“Saya punya pengalaman 20 tahun, dimana saya juga sempat berkiprah di Fakultas Teknik tempat saya mengemban ilmu metalurgi," tuturnya.
Alasan merasa tertantang dan ikut terpanggil untuk bertanggung jawab mengelola almamater, diungkap Anis. "Tentu saya kalahkan kepentingan pribadi, karena kalau saya pribadi maunya hanya mengajar,” dalihnya.
Terkait kemungkinan dukungan yang diberikan mahasiswa, Anis menjawabnya secara normatif. “Kalau mahasiswa kan independen, enggak bisa kita usik-usik untuk dukung mendukung,” tandasnya.
Diinformasikan, para bakal calon telah mengajukan syarat-syarat administrasi untuk lolos tahap verifikasi hingga tanggal 12 September. Dari 28 nama yang terdaftar, sudah ada delapan bakal calon yang lolos verifikasi.
Anis mendaftar sekira pukul 17.00 WIB Jumat 7 September 2012 kemarin. Anis memastikan ia tidak mencalonkan diri, tetapi dicalonkan. Namun Anis enggan menyebutkan pihak yang mencalonkannya.
"Saya tak bisa menyebut siapa yang mencalonkan saya, tapi kan tetap saja ada proses mendaftar,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (8/9/2012).
Anis optimis mengikuti Pemilihan Rektor. Sebab, dia sosok paling berpengalaman dan sudah 20 tahun mengelola UI.
“Saya punya pengalaman 20 tahun, dimana saya juga sempat berkiprah di Fakultas Teknik tempat saya mengemban ilmu metalurgi," tuturnya.
Alasan merasa tertantang dan ikut terpanggil untuk bertanggung jawab mengelola almamater, diungkap Anis. "Tentu saya kalahkan kepentingan pribadi, karena kalau saya pribadi maunya hanya mengajar,” dalihnya.
Terkait kemungkinan dukungan yang diberikan mahasiswa, Anis menjawabnya secara normatif. “Kalau mahasiswa kan independen, enggak bisa kita usik-usik untuk dukung mendukung,” tandasnya.
Diinformasikan, para bakal calon telah mengajukan syarat-syarat administrasi untuk lolos tahap verifikasi hingga tanggal 12 September. Dari 28 nama yang terdaftar, sudah ada delapan bakal calon yang lolos verifikasi.
(hyk)