KPK minta diagnosa penyakit Hartati
Jum'at, 07 September 2012 - 17:02 WIB
KPK minta diagnosa penyakit Hartati
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta surat diagnosa dokter terkait data penyakit yang diderita Siti Hartati Murdaya Poo yang telah menjadi tersangka dugaan suap penerbitan hak guna usaha (HGU) lahan perkebunan sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK tidak mengetahui sakit apa yang diderita Hartati Murdaya, karena surat keterangan dokter yang dilampirkan pihak Hartati tidak menyebutkan sakit yang diderita Hartati.
"Di surat keterangan dokter tidak dikemukakan sakit yang diderita Ibu Hartati. KPK akan meminta diagnosa terhadap hasil pemeriksaan terhadap Ibu SHM (Siti Hartati Murdaya)," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Dia mengungkapkan, KPK tidak akan gegabah dalam menelusuri kebenaran sakitnya pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) dan PT Cipta Cakra Murdaya (CCM) itu.
"Kita bukan meminta second opinion, tapi minta diagnosa dari Ibu SHM. Setelah itu, baru nanti ada pertanyaan lanjutan," ujarnya.
Dia menegaskan, pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan kemungkinan kaburnya Hartati ke luar negeri dengan alasan sakit. "Yang bersangkutan kan sudah dicegah bepergian ke luar negeri," tandasnya.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, KPK tidak mengetahui sakit apa yang diderita Hartati Murdaya, karena surat keterangan dokter yang dilampirkan pihak Hartati tidak menyebutkan sakit yang diderita Hartati.
"Di surat keterangan dokter tidak dikemukakan sakit yang diderita Ibu Hartati. KPK akan meminta diagnosa terhadap hasil pemeriksaan terhadap Ibu SHM (Siti Hartati Murdaya)," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Dia mengungkapkan, KPK tidak akan gegabah dalam menelusuri kebenaran sakitnya pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) dan PT Cipta Cakra Murdaya (CCM) itu.
"Kita bukan meminta second opinion, tapi minta diagnosa dari Ibu SHM. Setelah itu, baru nanti ada pertanyaan lanjutan," ujarnya.
Dia menegaskan, pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan kemungkinan kaburnya Hartati ke luar negeri dengan alasan sakit. "Yang bersangkutan kan sudah dicegah bepergian ke luar negeri," tandasnya.
(lil)