Akbar: Presiden kurang tampil di masyarakat
Jum'at, 07 September 2012 - 11:13 WIB
Akbar: Presiden kurang tampil di masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan, amanat Undang-Undang Dasar (UUD) yang mengatakan, negara harus melindungi segenap bangsa dan tumpah darahnya harus bisa diresapi secara sungguh-sungguh oleh pemerintah.
Karena itu, Presiden yang dalam hal ini sebagai kepala negara harus menunjukkan sikap terhadap berbagai persoalan bangsa dalam kondisi apa pun.
"Presiden harusnya selalu tampil dan bisa mengambil tindakan ketika ada kondisi-kondisi yang salah dan butuh penyelesaian. Jangan mengelak dengan kata-kata saya tak mau intervensi dan sebagainya," ujar Akbar dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Akbar menambahkan, banyak masalah bangsa yang tidak tertangani, padahal itu adalah domain Presiden untuk menyelesaikannya. Karena itu, sangat disayangkan ketika Presiden tidak berani mengambil tindakan dan keputusan terhadap masalah tersebut sehingga semua saling tunggu.
"Presiden yang seharusnya berani ambil tindakan dan keputusan, termasuk pada saat-saat kritis. Bukan hanya berani ambil keputusan pada saat yang enak, nyaman dan sebagainya," ungkap Akbar.
Karena itu, Presiden yang dalam hal ini sebagai kepala negara harus menunjukkan sikap terhadap berbagai persoalan bangsa dalam kondisi apa pun.
"Presiden harusnya selalu tampil dan bisa mengambil tindakan ketika ada kondisi-kondisi yang salah dan butuh penyelesaian. Jangan mengelak dengan kata-kata saya tak mau intervensi dan sebagainya," ujar Akbar dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Akbar menambahkan, banyak masalah bangsa yang tidak tertangani, padahal itu adalah domain Presiden untuk menyelesaikannya. Karena itu, sangat disayangkan ketika Presiden tidak berani mengambil tindakan dan keputusan terhadap masalah tersebut sehingga semua saling tunggu.
"Presiden yang seharusnya berani ambil tindakan dan keputusan, termasuk pada saat-saat kritis. Bukan hanya berani ambil keputusan pada saat yang enak, nyaman dan sebagainya," ungkap Akbar.
(san)