Otda belum sentuh kesejahteraan rakyat

Jum'at, 07 September 2012 - 09:00 WIB
Otda belum sentuh kesejahteraan...
Otda belum sentuh kesejahteraan rakyat
A A A
Sindonews.com - Pelaksanaan otonomi daerah (otda) belum sepenuhnya dapat dinikmati masyarakat di daerah. Bahkan, pelaksanaan otda dari berbagai aspek dinilai gagal. Salah satu penyebab gagalnya otda adalah masih banyaknya kepentingan politik di daerah.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang- Undang Pemerintahan Daerah (RUU Pemda) Khatibul Umam Wiranu mengatakan, politisasi dalam pelaksanaan otda terlihat dari banyaknya anggota DPRD terutama di Pulau Jawa.

Anggota DPRD di satu wilayah bisa mencapai 23–40 orang yang berasal dari 20 partai politik.

“Akibat banyaknya parpol di DPRD, berbagai kebijakan sulit diambil dan kebijakan selalu tidak berpihak kepada rakyat,” tandas Khatibul saat dihubungi SINDO di Jakarta kemarin.

Menurut politikus Partai Demokrat ini, politisasi dalam pelaksanaan otda semakin diperkuat dengan banyaknya kepala daerah yang terlibat korupsi. Saat ini dari 1.500 kepala daerah, sebagian besar menjadi tersangka kasus korupsi.

Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, alokasi anggaran untuk daerah yang berasal dari APBN juga tidak memihak kepada rakyat.

Sekitar 60–75 persen anggaran justru digunakan untuk gaji pegawai, sedangkan sisanya 40–30 persen digunakan untuk otda.

“Belum lagi dari 40–30 persen anggaran untuk otda tersebut dikorupsi,” tandasnya.
Karena itu, menurut dia, usulan mengenai pembentukan 19 daerah otonom baru (DOB) justru akan menjadi beban pemerintah pusat. Pendapat yang sama disampaikan pengamat pemerintahan LIPI Siti Zuhro.

Menurut dia, saat ini terdapat 178 daerah tertinggal dan 180 kepala daerah yang dipenjara. Hal ini menunjukkan masih terdapat masalah dalam pelaksanaan otda. Siti mengungkapkan, sejak 2001 hingga 2012, sistem otonomi daerah yang diterapkan belum mendapatkan hasil yang baik.
(lns)
Berita Terkait
Kemendagri Kawal Pembentukan...
Kemendagri Kawal Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Permintaan Pemuda Adat...
Permintaan Pemuda Adat Papua agar Pemerintah Percepat Pemekaran Didukung
DOB Dianggap Beri Dampak...
DOB Dianggap Beri Dampak Positif bagi Kesejahteraan Masyarakat Papua
Pembangunan Aceh Harus...
Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Berita Terkini
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved