Ego sektoral penyebab pengamanan maritim lemah

Kamis, 06 September 2012 - 20:43 WIB
Ego sektoral penyebab...
Ego sektoral penyebab pengamanan maritim lemah
A A A
Sindonews.com - Tata kelola keamanan dan keselamatan di laut perlu dibenahi. Pasalnya, sekarang ini terdapat 13 instansi yang memiliki kewenangan penegakan hukum di laut dengan ego sektoral yang masih dominan, sehingga implementasi kurang efektif.

Ketua Institut Keamanan Keselamatan Maritim Indonesia (IK2MI) Laksdya (Purn) TNI Y Didik Heru Purnomo menuturkan, keamanan dan keselamatan laut harus ditangani maksimal di dalam bentuk kelembagaan yang pas. "Kita bisa belajar dari negara lain," katanya dalam peluncuran IK2MI di Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Mantan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) ini menyatakan, banyaknya institusi membuat pelaksanaan penanganan keamanan dan keselamatan maritim tidak efektif. "Untuk menjadikan satu institusi, harus diubah mindset-nya dulu, bahwa kita ini negara maritim," tuturnya.

Sejauh ini koordinasi penanganan wilayah laut sudah dilakukan dengan dikoordinir oleh Bakorkamla dengan pondasi yang cukup kuat. "Harus menghilangkan ego sektoral dan menegakkan hukum," sebut purnawirawan TNI AL bintang tiga itu.

Dia melanjutkan, kedepan ia akan memberikan sumbangan pemikiran untuk memberdayakan masyarakat maritim dengan regulasi yang tepat. "Saat ini pemberdayaan masyarakat maritim belum maksimal. Masih banyak kasus pencurian ikan dan perdagangan manusia," katanya.

Didik menambahkan, penguasaan kelautan merupakan agenda penting untuk menyejahteraan masyarakat. Apalagi sebagian besar wilayah Indonesia adalah lautan.
(ysw)
Berita Terkait
Kemhan Serahkan 769...
Kemhan Serahkan 769 Unit Alat Pertahanan & Keamanan ke TNI, Tambah Kekuatan Militer Indonesia
Gubernur Lemhannas:...
Gubernur Lemhannas: Transformasi Militer Tak Cukup sampai 2045
Kemitraan Pertahanan...
Kemitraan Pertahanan Baru Mesir-Turki Bisa Geser Keseimbangan Kekuatan Regional
Pakar Sebut Indonesia...
Pakar Sebut Indonesia Butuh Bangun Daya Tangkal Asimetris Hadapi Persaingan Global
Ada Sekitar 5 Juta ASN,...
Ada Sekitar 5 Juta ASN, Kabacadnas: Potensi Kekuatan Pertahanan Terbesar Indonesia
Anggaran Militer Arab...
Anggaran Militer Arab Saudi 2 Tahun Terakhir, Rp652 Triliun untuk 2022
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved