Polisi akan ganti rugi kerusakan rumah

Rabu, 05 September 2012 - 17:09 WIB
Polisi akan ganti rugi...
Polisi akan ganti rugi kerusakan rumah
A A A
Sindonews.com - Polisi berjanji akan mengganti seluruh total kerugian rumah warga yang dirusak saat penggerebekan di Perumahan Taman Anyelir 2, Kalimulya, Cilodong, Depok. Rumah seorang warga yang tak berpenghuni di blok F2/9 menjadi sasaran salah gerebek oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Penggerebekan itu menyebabkan rumah rusak. Pada kesempatan itu, Tim Densus juga sempat mengeluarkan gas air mata untuk menangkap terduga teroris.

Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan, pihaknya akan mengganti rugi seluruh kondisi rumah yang rusak. Karena itu, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengembang untuk mengganti kerugian.

"Kami yang akan ganti rugi, ini kan ranah polisi. Jadi kami yang akan tanggung jawab," tegasnya kepada wartawan, Rabu (5/9/2012).

Namun demikian, dia enggan menyebutkan keberadaan Firman saat ini, apakah di Mako Brimob Kelapa Dua, ataupun di Mabes Polri.

"Maybe, intinya di suatu tempat di Jakarta. Tanya saja sama Densus, sudah di bawa mereka," tukasnya.

Ketua RT setempat Yendi mengatakan, penangkapan Firman di rumah pamannya yang bernama Nasuha di Blok E1/1 dilakukan secara kooperatif tanpa perlawanan. Tim Densus hanya berteriak dua kali untuk menyuruh Firman ke luar rumah.

"Firman diminta untuk keluar sebanyak dua kali, dan dia keluar sendiri. Dia pun semalam hanya singgah, bukan warga sini. Kami tak pernah lihat. Dia bukan warga kita," tandasnya.

Sebelumnya, penangkapan terduga teroris, Firman, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tadi pagi di Perumahan Taman Anyelir, Depok, sempat diwarnai salah sasaran. Tim antiteror Densus 88 salah menyergap tempat persembunyian Firman.

Densus 88 menyergap rumah yang berada di Blok F1/9. Namun ternyata Firman berada di Blok E1/1, kediaman pamannya yang bernama Nasuha.

Tim Densus sempat terkecoh dengan keberadaan Firman. Namun tim Densus berhasil mencium keberadaan buronan, setelah ada suara yang mencurigakan di Blok E1/1. Tim Densus langsung menggerebek tempat Firman berada dan langsung menangkapnya.

"Ternyata saat menggerebek salah sasaran, memang Firman sedang menginap di rumah E1/1 semalam, bukan di F2/9," kata Kepala Keamanan Kompleks, Mursyid, di lokasi, Rabu (5/9/2012).
(mhd)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved