Petinggi PT HIP diperiksa KPK

Rabu, 05 September 2012 - 10:29 WIB
Petinggi PT HIP diperiksa...
Petinggi PT HIP diperiksa KPK
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan penyidikan terkait kasus suap pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) PT Hardaya Inti Plantation (HIP) perkebunan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah,

Hari ini penyidik KPK kembali akan menggarap para anak buah Hartati Murdaya yang bekerja di PT HIP untuk diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka kasus tersebut.

"Iya, ada pemanggilan saksi untuk Direktur PT Hardaya Inti Plantation Totok Lestiyo,“ kata Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Rabu (5/9/2012).

Totok sendiri telah tiba sekira pukul 9.40 WIB di Gedung KPK.

Menurut pantauan, Totok yang menggunakan kacamat serta kemeja putih yang ditutupi jaket itu, lebih memilih bungkam dan enggan berkomentar mengenai kasus yang telah menjerat pimpinannya sebagai tersangka tersebut.

Sementara itu, penyidik KPK juga akan memeriksa dua orang saksi lainnya Endarto Putrajaya yang bekerja sebagai Staf hukum PT Bank BCA dan Eli Nimrod Tampubolon Asisten Vice President Compliance PT Bank Mandiri.

"Mereka semua diperiksa sebagai saksi SHM (Siti Hartati Murdaya)," imbuhnya.

Dugaan suap terhadap Bupati Buol Amran Batalipu, terjadi setelah KPK berhasil menangkap tangan Manajer PT Hardaya Yani Anshori, yang hendak melakukan penyuapan terhadap Amran, pada 26 Juni 2012 lalu. Namun, pada saat itu, Amran berhasil lolos dari penggerebakan KPK, karena dihalang-halangi ratusan pendukungnya. Amran baru bisa ditangkap KPK Jumat 6 Juli 2012 lalu.

Sehari setelah operasi tangkap tangan suap Bupati Buol, KPK lalu menangkap Gondo Sujono, Sukirno, dan Dedi Kurniawan di Bandara Soekarno-Hatta.

Dua nama terakhir belakangan dilepas karena dianggap belum ada keterlibatan mereka di suap tersebut.

Sementara dalam perkembangan penyidikan, KPK kembali menetapkan tersangka kepada Pemilik PT HIP Hartati Murdaya.
(mhd)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved