DPR & Menhub sepakati subsidi angkutan mudik
Rabu, 05 September 2012 - 02:02 WIB
DPR & Menhub sepakati subsidi angkutan mudik
A
A
A
Sindonews.com - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kementerian Perhubungan sepakat terkait adanya subsidi khusus untuk angkutan Lebaran pada tahun mendatang. Subsidi itu untuk mengangkut motor roda dua agar tingkat kecelakaan pemudik bisa ditekan.
"Subsidi PSO itu untuk kapal, kereta api (KA), dan kapal yang mengangkut motor roda dan PSO untuk angkutan orang dalam rangka mudik, serta percepatan dari penyelesaian pembangunan doble track," kata anggota Komisi V DPR Saleh Husin, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Menurut dia, kalau ini dilakukan maka harapannya tentu pada mudik tahun depan jumlah motor yang digunakan untuk mudik dengan jarak tempuh yang jauh akan berkurang drastis dan itu juga secara otomatis akan mengurangi angka kecelakaan.
"Untuk itu kami Fraksi Hanura mengapresiasi atas apa yg telah dilakukan para stakeholder terkait yang telah bekerja keras tanpa hentinya dalam pelaksanaan mudik tahun ini, walaupun ada yang sukses dan ada yang masih perlu ditingkatkan untuk perbaikan kita kedepan," ujarnya.
Seperti diketahui, setiap penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran selalu dihadapkan kepada permasalahan yang sama yaitu kemacetan dan kecelakaan. Untuk memperbaiki pelayanan mudik tahun depan, Kemehub akan fokus menekan pengguna sepeda motor sebagai salah satu solusi jangka pendeknya.
Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam raker dengan Komisi V DPR, Senin 3 September 2012 kemarin mengungkapkan, langkah jangka pendek menekan pengguna sepeda motor akan dilakukan melalui berbagai cara seperti sosialisasi di media dan jejaring sosial, penambahan penyediaan sarana angkutan umum bus maupun ketera api (KA), hingga penambahan sarana mudik gratis.
"Penambahan sarana mudik gratis yang dapat mengangkut sepeda motor menggunakan truk, KA, kapal laut akan dilakukan dengan mendorong melalui program CSR pihak swasta termasuk penambahan dukungan APBN dan APBD," katanya.
"Subsidi PSO itu untuk kapal, kereta api (KA), dan kapal yang mengangkut motor roda dan PSO untuk angkutan orang dalam rangka mudik, serta percepatan dari penyelesaian pembangunan doble track," kata anggota Komisi V DPR Saleh Husin, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Menurut dia, kalau ini dilakukan maka harapannya tentu pada mudik tahun depan jumlah motor yang digunakan untuk mudik dengan jarak tempuh yang jauh akan berkurang drastis dan itu juga secara otomatis akan mengurangi angka kecelakaan.
"Untuk itu kami Fraksi Hanura mengapresiasi atas apa yg telah dilakukan para stakeholder terkait yang telah bekerja keras tanpa hentinya dalam pelaksanaan mudik tahun ini, walaupun ada yang sukses dan ada yang masih perlu ditingkatkan untuk perbaikan kita kedepan," ujarnya.
Seperti diketahui, setiap penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran selalu dihadapkan kepada permasalahan yang sama yaitu kemacetan dan kecelakaan. Untuk memperbaiki pelayanan mudik tahun depan, Kemehub akan fokus menekan pengguna sepeda motor sebagai salah satu solusi jangka pendeknya.
Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam raker dengan Komisi V DPR, Senin 3 September 2012 kemarin mengungkapkan, langkah jangka pendek menekan pengguna sepeda motor akan dilakukan melalui berbagai cara seperti sosialisasi di media dan jejaring sosial, penambahan penyediaan sarana angkutan umum bus maupun ketera api (KA), hingga penambahan sarana mudik gratis.
"Penambahan sarana mudik gratis yang dapat mengangkut sepeda motor menggunakan truk, KA, kapal laut akan dilakukan dengan mendorong melalui program CSR pihak swasta termasuk penambahan dukungan APBN dan APBD," katanya.
(san)