Saiful Mujani akui pernah bertemu Hartati
Senin, 03 September 2012 - 13:20 WIB
Saiful Mujani akui pernah bertemu Hartati
A
A
A
Sindonews.com - Konsultan di Saiful Mujani Research & Consult Saiful Mujani, membenarkan bahwa dirinya pernah melakukan pertemuan dengan tersangka kasus dugaan suap Bupati Buol Siti Hartati Murdaya.
Namun pertemuan tersebut tidak membahas soal pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Melainkan berkaitan dengan survei yang dilakukan oleh tempat surveinya mengenai popularitas Bupati Buol, Amran Batalipu.
"Pernah sekali, pertama kali dipertemukan sama Pak Totok dengan Pak Amran, ya di situ ada Ibu Hartati. Nah pertemuan yang ada Ibu Hartati," kata Saiful usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Senin (3/9/2012).
Saiful mengatakan, pertemuan yang terjadi akhir Januari itulah yang kemudian sedang dikorek penyidik KPK terhadap dirinya. Hal tersebut diketahui untuk mengorek keterlibatan Hartati lebih mendalam mengenai kasus dugaan penyuapan yang dilakukan Hartati.
"Nah pertemuan yang ada Ibu Hartati yang ingin di dalami penyidik. Tapi saya kan enggak punya keterangan rinci. Tapi saya tidak tahu secara spesifik," jelasnya.
Sementara itu, Saiful mengaku bahwa dirinya tidak tahu-menahu asal muasal uang sebesar Rp300 juta yang digunakan untuk membiayai surveinya. Dirinya hanya menjelaskan bahwa uang tersebut didapatkannya dari Totok selaku orang yang mengistruksikannya untuk melakukan survei.
"Wah saya tidak tahu uang survei itu dari mana. Kan enggak mungkin saya tanya ke Pak Totok ini uang halal atau haram. Yang saya tahu tawaran itu datang, saya lakukan survei. Begitu saja," pungkasnya.
Namun pertemuan tersebut tidak membahas soal pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Melainkan berkaitan dengan survei yang dilakukan oleh tempat surveinya mengenai popularitas Bupati Buol, Amran Batalipu.
"Pernah sekali, pertama kali dipertemukan sama Pak Totok dengan Pak Amran, ya di situ ada Ibu Hartati. Nah pertemuan yang ada Ibu Hartati," kata Saiful usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Senin (3/9/2012).
Saiful mengatakan, pertemuan yang terjadi akhir Januari itulah yang kemudian sedang dikorek penyidik KPK terhadap dirinya. Hal tersebut diketahui untuk mengorek keterlibatan Hartati lebih mendalam mengenai kasus dugaan penyuapan yang dilakukan Hartati.
"Nah pertemuan yang ada Ibu Hartati yang ingin di dalami penyidik. Tapi saya kan enggak punya keterangan rinci. Tapi saya tidak tahu secara spesifik," jelasnya.
Sementara itu, Saiful mengaku bahwa dirinya tidak tahu-menahu asal muasal uang sebesar Rp300 juta yang digunakan untuk membiayai surveinya. Dirinya hanya menjelaskan bahwa uang tersebut didapatkannya dari Totok selaku orang yang mengistruksikannya untuk melakukan survei.
"Wah saya tidak tahu uang survei itu dari mana. Kan enggak mungkin saya tanya ke Pak Totok ini uang halal atau haram. Yang saya tahu tawaran itu datang, saya lakukan survei. Begitu saja," pungkasnya.
(san)