Senjata teroris Solo dari kelompok Moro

Sabtu, 01 September 2012 - 15:13 WIB
Senjata teroris Solo...
Senjata teroris Solo dari kelompok Moro
A A A
Sindonews.com - Polri memastikan F (19), dan M (19) mendapatkan pasokan senjata api beserta amunisinya dari Kelompok Moro di Filipina. Pasalnya, pihaknya berhasil mengamankan satu pucuk pistol pietro bareta made in Italy yang bertuliskan PNP (Property Philipines National Police) sebagai barang bukti.

"Menunggu keterangan saksi, senjata api didapat dari Kelompok Moro di Filipina," kata Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo kepada wartawan di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Sabtu (1/9/2012).

Dia mengungkapkan, dua orang yang yang ditembak di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah, dan seorang yang ditangkap di Karanganyar merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap sejumlah aksi teror di Solo.

"Tiga tersangka ini bertanggung jawab terhadap tiga serangan ke polisi di Kota Solo dalam dua pekan terakhir, yakni penembakan petugas jaga Pospam Lebaran Gemblekan pada 17 Agustus 2012, pelemparan granat di Pospam Gladak pada 18 Agustus 2012, dan penembakan Bripka Dwi Data Subekti di Pos Plaza Singosaren pada 30 Agustus 2012," ujarnya.

Hingga kini, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait keterlibatan kelompok teroris ini dengan jaringan teroris lama. "Kaitannya dengan kelompok (teroris) lama menunggu penyelidikan dan pendalaman," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Pernah Berkunjung ke...
Pernah Berkunjung ke Filipina dan Terlibat Aksi Terorisme, Naveed Akram Didakwa 15 Tuduhan Pembunuhan
Aksi Sniper Tembak Donald...
Aksi Sniper Tembak Donald Trump Diselidiki sebagai Tindakan Terorisme Domestik
Teror Atas Perayaan...
Teror Atas Perayaan Hanukkah Yahudi di Bondi Beach Australia
Teror Bersenjata di...
Teror Bersenjata di Austria, Dalam Dua Hari Menewaskan 5 Orang
AS Kembali Diguncang...
AS Kembali Diguncang Aksi Penembakan, 4 Tewas termasuk Pelaku
Kepolisian Perketat...
Kepolisian Perketat Keamanan Pasca Penembakan di Mabes Polri
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved