Pos polisi ditembaki, Kapolri minta warga tenang
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 15:02 WIB
Pos polisi ditembaki, Kapolri minta warga tenang
A
A
A
Sindonews.com - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo meminta masyarakat tetap tenang, meski ada sebuah pos polisi uang diberondong tembakan oleh dua orang tidak dikenal di Perempatan Gemblekan, Jalan Yos Sudarso, Solo, Jawa Tengah.
"Masyarakat saya minta tetap tenang, tentunya kasus ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/5/2012).
Dia mengungkapkan, saat ini kondisi dua anggotanya yang menjadi korban dalam insiden tersebut telah membaik. "Semua sudah dalam keadaan selamat, anggota tim sudah bekerja," ujarnya.
Menurutnya, pihak kepolisian juga hingga kini asih belum mengetahui motif penembakan yang dilakukan pada dini hari tadi itu.
Sebelumnya, sebuah pos polisi di Perempatan Gemblekan, Jalan Yos Sudarso, Solo, Jawa Tengah, ditembaki dua orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyerangan Pospam Lebaran tersebut terjadi sekira pukul 01.10 WIB dini hari.
Saat itu, di dalam pos ada delapan polisi. Dari arah barat, datang dua sepeda motor melepaskan tembakan ke pos polisi tersebut. Dua polisi yang luka diketahui bernama Bripka Hendro, dan Briptu Kukuh.
Bripka Hendro sehari-hari bertugas di Mapolsek Serengan terkena tembakan di pinggul. Sedangkan Briptu Kukuh anggota Satlantas Polres Solo, terkena tembakan di bagian kaki. Dua polisi yang tertembak langsung dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk menjalani perawatan.
"Kedua pelaku menggunakan helm, yang nyopir menggunakan helm warna hitam. Sedangkan pembonceng menggunakan helm putih," kata seorang saksi yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Usai menembaki pos polisi, pelaku melarikan diri ke arah timur. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pistol yang digunakan pelaku diketahui berjenis FN kaliber 9 mm.
"Masyarakat saya minta tetap tenang, tentunya kasus ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/5/2012).
Dia mengungkapkan, saat ini kondisi dua anggotanya yang menjadi korban dalam insiden tersebut telah membaik. "Semua sudah dalam keadaan selamat, anggota tim sudah bekerja," ujarnya.
Menurutnya, pihak kepolisian juga hingga kini asih belum mengetahui motif penembakan yang dilakukan pada dini hari tadi itu.
Sebelumnya, sebuah pos polisi di Perempatan Gemblekan, Jalan Yos Sudarso, Solo, Jawa Tengah, ditembaki dua orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyerangan Pospam Lebaran tersebut terjadi sekira pukul 01.10 WIB dini hari.
Saat itu, di dalam pos ada delapan polisi. Dari arah barat, datang dua sepeda motor melepaskan tembakan ke pos polisi tersebut. Dua polisi yang luka diketahui bernama Bripka Hendro, dan Briptu Kukuh.
Bripka Hendro sehari-hari bertugas di Mapolsek Serengan terkena tembakan di pinggul. Sedangkan Briptu Kukuh anggota Satlantas Polres Solo, terkena tembakan di bagian kaki. Dua polisi yang tertembak langsung dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk menjalani perawatan.
"Kedua pelaku menggunakan helm, yang nyopir menggunakan helm warna hitam. Sedangkan pembonceng menggunakan helm putih," kata seorang saksi yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Usai menembaki pos polisi, pelaku melarikan diri ke arah timur. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pistol yang digunakan pelaku diketahui berjenis FN kaliber 9 mm.
(lil)