Kopassus tambah 315 senjata laras pendek baru

Jum'at, 10 Agustus 2012 - 19:05 WIB
Kopassus tambah 315...
Kopassus tambah 315 senjata laras pendek baru
A A A
Sindonews.com - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendapat tambahan senjata dari Kementerian Pertahanan sebanyak 315 pucuk. Sebelumnya Kopassus telah menerima senjata ini kurang lebih 104 pucuk, sehingga dengan penambahan ini diharapkan Kopassus bisa lebih memenuhi kebutuhan operasionalnya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Agus Sutomo, pada Rabu 8 Agustus 2012 di Markas Kopassus, Jakarta.

Senjata Laras Pendek HK MP5 yang merupakan buatan Heckler & Koch (HK) Jerman, memiliki spesifikasi berat 2,6 Kg, panjang 680 mm dan kaliber 9x19 mm.

Menurut Wamenhan, penyerahan senjata ini merupakan bagian implemantasi tanggung jawab negara dalam membiayai dan melengkapi tentara, termasuk pasukan khusus yang memiliki kebutuhan sangat spesifik.

Senjata yang diserahkan itu hasil pengadaan Kemhan pada 2010. Rinciannya, sebanyak 220 pucuk HK MP5 A4, 48 pucuk HK MP5 A5, 38 pucuk HK MP5 K.PWW, dan 9 pucuk HK SD5. Senjata itu berstandar internasional dan banyak dipakai pasukan khusus angkatan bersenjata dari berbagai negara.

Pengadaan alutsista TNI yang merupakan kebutuhan spesifik, jelas Sjafrie, dilaksanakan secara langsung dan hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres).

"Oleh karena itu, pembelian peralatan militer untuk kebutuhan pasukan khusus dilaksanakan secara langsung ke produsen agar terjamin kualitas dan akuntabilitas dari peralatan yang digunakan," ujarnya kemarin.

Menurut dia, Kemhan terus memberikan perhatian khusus untuk penambahan kualitas dan kuantitas alutsista yang diperlukan pasukan khusus agar memiliki kualitas internasional.

Selain itu, dalam berbagai upaya kerja sama pertahanan dengan negara sahabat, Kemhan memberikan suatu ruang bagi pasukan khusus untuk dapat berinteraksi di dalam kerja sama pertahanan antar negara.
(san)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved