Ical masih bisa diganti

Kamis, 09 Agustus 2012 - 21:48 WIB
Ical masih bisa diganti
Ical masih bisa diganti
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakri (Ical) secara resmi telah ditetapkan sebagai calon presiden 2014. Tapi kalau elektabilitasnya terus melorot, peluang diganti masih terbuka lebar.

"Bisa (diganti), kalau elektabilitasnya rendah masak mau dipaksakan, cawapres mana yang mau mendampingi," kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Zainal Bintang, kepada Sindonews, Kamis (9/8/2012).

Dia menceritakan, sejak awal Ical dicalonkan untuk berperang di Pemilihan Presiden 2014 mendatang, sudah banyak menuai pro dan kontra di internal partai berlambang pohon bering itu. Menurutnya, hal tersebut terkesan dipaksakan, tanpa melalui survei dahulu.

Dia menyayangkan, elektabilitas Partai Golkar tidak sama dengan figur yang dicalonkan sebagai capres yang sudah ditetapkan oleh partai. Menurutnya, Ical tidak akan mampu menaikkan kembali elektabilitasnya hanya dengan iklan saja.

"Tidak seimbang dengan partai, sangat disayangkan eksistensi partai tersandera oleh satu penetapan figur yang tidak melalu survei," katanya.

Menurut Politikus Golkar ini partai Orde Lama tersebut merupakan bagian dari aset bangsa. "Kalau Golkar memang oke. Golkar buat saya aset bangsa. Pengalaman Golkar menjadi satu instrumen bangsa," tandasnya.

Sebelumnya, survei elektabilitas yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Ical di bawah Jusuf Kalla (JK). JK memiliki elektabilitas 11,1 persen, sementara Aburizal Bakrie sebesar 8,9 persen.

Dengan elektabilitas yang masih cukup tinggi tersebut, membuat JK yang tidak terpakai di partainya menjadi incaran partai-partai lain untuk dijagokan dalam Pemilihan Presiden 2014.
(mhd)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
Kapolri Cup Shooting...
Kapolri Cup Shooting Championship 2026, Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved