Elektabilitas naik, Gerindra makin pede usung Prabowo
Kamis, 09 Agustus 2012 - 11:24 WIB
Elektabilitas naik, Gerindra makin pede usung Prabowo
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) semakin yakin dengan pengusungan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Pasalnya, survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Prabowo sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi, yakni sebesar 14,5 persen.
Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, hasil survei terbaru yang dilakukan CSIS semakin memperkuat posisi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres yang berpeluang untuk menang.
"Jadi hasil survei CSIS sebenarnya tidak ada yang baru. Hanya menguatkan hasil survei terdahulu yang menyebut Prabowo sebagai calon presiden terunggul untuk bursa capres mendatang," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Dia mengungkapkan, elektabilitas Partai Gerindra saat ini memang tidak sehebat elektabilitas Prabowo sebagai capres. Namun, elektabilitas Partai Gerindra akan ikut naik, seiring dengan meningkatnya elektabilitas Prabowo sebagai capres.
Saat ini sendiri, elektabilitas Partai Gerindra sebesar 5,2 persen, berada di bawah Partai Demokrat dengan 11,1 persen.
Dia menyatakan, naiknya elektabilitas sebuah partai didasari karena keinginan rakyat untuk perubahan dan pemberantasan korupsi. Selain itu, rakyat juga menginginkan perubahan yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan yang selama ini diusung Partai Gerindra.
Partai Gerindra, menurutnya, saat ini sangat konsisten dalam pembangunan bangsa, maka tidak heran jika rakyat mulai melirik Partai Gerindra. "Salah satu yang diapresiasi dari Gerindra adalah bagaimana kita menolak kenaikan BBM, bagaimana Gerindra menolak pembubaran KPK, bagaimana Gerindra tidak memperbolehkan kadernya melakukan studi banding. Itu akan lebih hebat," tandasnya.
Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Martin Hutabarat mengatakan, hasil survei terbaru yang dilakukan CSIS semakin memperkuat posisi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres yang berpeluang untuk menang.
"Jadi hasil survei CSIS sebenarnya tidak ada yang baru. Hanya menguatkan hasil survei terdahulu yang menyebut Prabowo sebagai calon presiden terunggul untuk bursa capres mendatang," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/8/2012).
Dia mengungkapkan, elektabilitas Partai Gerindra saat ini memang tidak sehebat elektabilitas Prabowo sebagai capres. Namun, elektabilitas Partai Gerindra akan ikut naik, seiring dengan meningkatnya elektabilitas Prabowo sebagai capres.
Saat ini sendiri, elektabilitas Partai Gerindra sebesar 5,2 persen, berada di bawah Partai Demokrat dengan 11,1 persen.
Dia menyatakan, naiknya elektabilitas sebuah partai didasari karena keinginan rakyat untuk perubahan dan pemberantasan korupsi. Selain itu, rakyat juga menginginkan perubahan yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan yang selama ini diusung Partai Gerindra.
Partai Gerindra, menurutnya, saat ini sangat konsisten dalam pembangunan bangsa, maka tidak heran jika rakyat mulai melirik Partai Gerindra. "Salah satu yang diapresiasi dari Gerindra adalah bagaimana kita menolak kenaikan BBM, bagaimana Gerindra menolak pembubaran KPK, bagaimana Gerindra tidak memperbolehkan kadernya melakukan studi banding. Itu akan lebih hebat," tandasnya.
(lil)