Ini alasan Brimob tembak warga Ogan Ilir

Selasa, 31 Juli 2012 - 17:01 WIB
Ini alasan Brimob tembak...
Ini alasan Brimob tembak warga Ogan Ilir
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto meminta kepada semua pihak tidak selalu menyalahkan aparat keamanan jika terjadi insiden penembakan terhadap warga sipil.

Sebab, perlawanan yang terpaksa dilakukan aparat tidak selalu bisa dianggap sebuah kesalahan. Seperti misalnya tindakan anggota Brimob di Desa Limbangan Jaya, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

"Jangan yang dilihat hanya dalam konteks penembakannya saja. Saya sangat menyesalkan adanya korban meninggal. Anak kita, Angga. Tapi jangan lalu dilihat seolah-olah polisi datang ke situ langsung menembak-nembak masyarakat, tidak," kata Djoko di kantor Kemendikbud Jakarta, Selasa (31/7/2012).

Menurut Djoko, penting masyarakat untuk tahu alasan Brimob melakukan tindakan penembakan itu.

Kata Djoko, bermula dari tindakan warga yang melakukan penjarahan dan pencurian, sehingga polisi melakukan upaya penegakan hukum. Namun kemudian kedatangan aparat justru dikepung oleh warga.

"Polisi melakukan upaya penegakan hukum. Datang ke situ, tapi dikepung, dikeroyok, dilempari batu. Ada yang membawa parang. Konteks itu yang harus diliput secara penuh," papar Djoko.

"Ada korban, kita sangat menyesal dan itu tidak boleh terjadi. Polri sudah menurunkan tim untuk menyelidiki siapa yang bersalah dalam konteks ini. Bahwa masyarakat juga melakukan perlawanan terhadap aparat juga harus diberitakan. Harus fair," tegasnya.

Terkait kasus tersebut, sambung Djoko, Presiden menginstruksikan agar diselesaikan melalui jalur hukum.

"Apabila ada aparat yang memang berlebihaan tidak tepat dalam menangani masalah itu. Harus ada tindakan hukum. Sekarang kan timnya sudah ke sana. Jangan lalu publik hanya disuguhi seolah-olah polisi bertindak itu tanpa ada sebabnya," katanya.
(lns)
Berita Terkait
Pasukan Brimob dan Polresta...
Pasukan Brimob dan Polresta Jaga Lokasi Bentrok Warga di Distrik Abepura
Buntut Bentrok dengan...
Buntut Bentrok dengan Brimob, Kantor Desa Labolewa Disegel Warga
Penampakan Evakuasi...
Penampakan Evakuasi Pendekar PSHT Dikawal Rantis dan Brimob Bersenjata usai Bentrok dengan Warga
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved