Golkar daerah ramai-ramai bantah
Selasa, 31 Juli 2012 - 08:43 WIB
Golkar daerah ramai-ramai bantah
A
A
A
Sindonews.com - Kabar bakal ada ratusan pengurus Golkar di daerah pindah parpol ditanggapi dingin DPD I Partai Golkar Jawa Timur.
Menurut Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Jatim yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua, Gatoto Sudjito, keluar masuk kader partai adalah hal biasa dalam dunia politik.
”Kalau sudah tidak nyaman dalam partai, bisa saja terjadi swing terlebih lagi bagi kader atau pengurus yang melakukan pelanggaran,” katanya.
Menurut Gatot, di Jatim belum ada pengurus tingkat dua yang mengajukan pengunduran diri. Setelah Ical dideklarasikan sebagai capres, justru ada garis pasti untuk menyamakan langkah menghadapi 2014.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Purwakarta Sarip Hidayatmengaku tetap loyal pada kepemimpinan Ical.
”Kami tidak mau ambil pusing dengan konstelasi politik di Jakarta. Kami di daerah juga punya agenda politik dan harus sukses,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan Yudi Budiana memastikan hingga kini seluruh jajarannya solid di bawah kepemimpinan Ical. ”Kami tidak pernah tebersit sedikit pun untuk keluar,apalagi pindah ke partai lain,” akunya.
Wakil Ketua DPC Partai Golkar Kota Cirebon Lili Eliyah meminta para elite dan kader Golkar di pusat memberi contoh yang baik bagi para kader di daerah.
”Jangan ribut terus. Tolong selesaikan permasalahan hingga tuntas supaya kami juga tenang di daerah,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Yogyakarta Augusnur mengaku belum mendengar ada rencana pindah besar-besaran pengurus daerah ke parpol lain. ”Kalau ada kekurangan dalam mekanisme, kita selesaikan bersama. Kami masih loyal pada kepemimpinan Pak Ical,” ungkapnya.
Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Kabupaten Sleman Poerwanto Johan Riyadi mengaku kaget dengan keberadaan kabar banyak pengurus Golkar di daerah yang akan keluar. ”Kami belum pernah terpikirkan untuk keluar,” katanya.
Menurut dia, para pengurus di Sleman saat ini justru sedang bersiap menyambut Ical pada safari Ramadan di Desa Glagaharjo, Cangkringan, 7 Agustus mendatang.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul Marsiono menyatakan, sejauh ini kepengurusan di tingkat kabupaten tidak pernah ada friksi. ”Kalau ada satu-dua kader hengkang, saya kira, biasa. Kalau sampai ratusan, rasanya belum ya,” katanya.
Menurut Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Jatim yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua, Gatoto Sudjito, keluar masuk kader partai adalah hal biasa dalam dunia politik.
”Kalau sudah tidak nyaman dalam partai, bisa saja terjadi swing terlebih lagi bagi kader atau pengurus yang melakukan pelanggaran,” katanya.
Menurut Gatot, di Jatim belum ada pengurus tingkat dua yang mengajukan pengunduran diri. Setelah Ical dideklarasikan sebagai capres, justru ada garis pasti untuk menyamakan langkah menghadapi 2014.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Purwakarta Sarip Hidayatmengaku tetap loyal pada kepemimpinan Ical.
”Kami tidak mau ambil pusing dengan konstelasi politik di Jakarta. Kami di daerah juga punya agenda politik dan harus sukses,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan Yudi Budiana memastikan hingga kini seluruh jajarannya solid di bawah kepemimpinan Ical. ”Kami tidak pernah tebersit sedikit pun untuk keluar,apalagi pindah ke partai lain,” akunya.
Wakil Ketua DPC Partai Golkar Kota Cirebon Lili Eliyah meminta para elite dan kader Golkar di pusat memberi contoh yang baik bagi para kader di daerah.
”Jangan ribut terus. Tolong selesaikan permasalahan hingga tuntas supaya kami juga tenang di daerah,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Yogyakarta Augusnur mengaku belum mendengar ada rencana pindah besar-besaran pengurus daerah ke parpol lain. ”Kalau ada kekurangan dalam mekanisme, kita selesaikan bersama. Kami masih loyal pada kepemimpinan Pak Ical,” ungkapnya.
Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Kabupaten Sleman Poerwanto Johan Riyadi mengaku kaget dengan keberadaan kabar banyak pengurus Golkar di daerah yang akan keluar. ”Kami belum pernah terpikirkan untuk keluar,” katanya.
Menurut dia, para pengurus di Sleman saat ini justru sedang bersiap menyambut Ical pada safari Ramadan di Desa Glagaharjo, Cangkringan, 7 Agustus mendatang.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul Marsiono menyatakan, sejauh ini kepengurusan di tingkat kabupaten tidak pernah ada friksi. ”Kalau ada satu-dua kader hengkang, saya kira, biasa. Kalau sampai ratusan, rasanya belum ya,” katanya.
(lns)