Hari Suwandi bantah dibeli Ical

Kamis, 26 Juli 2012 - 20:47 WIB
Hari Suwandi bantah...
Hari Suwandi bantah dibeli Ical
A A A
Sindonews.com - Permintaan maaf kepada Aburizal Bakrie disampaikan Hari Suwandi korban semburan lumpur Lapindo yang sempat berjalan kaki dari Porong ke Jakarta menimbulkan pertanyaan besar.

Apa alasan pria 43 tahun itu sehingga tiba-tiba berubah pikiran?

"Saya takut kalau permasalahan saya dibawa ke ranah politik. Akhirnya saya mundur seratus derajat karena permasalahan-permasalahan itu," ungkap Hari Suwandi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/7/2012).

Hari meyakinkan keputusan mundur dari gerakan menuntut hak atas tanah akibat semburan lumpur Lapindo itu murni dari hati nuraninya.

"Saya bukan atas dasar seperti diberitakan di media-media bahwa saya dibeli Ical, dibeli Andi Darusalam, itu saya nyatakan tidak benar, ini berdasarkan atas hati nurani saya yang paling dalam," tegasnya.

Dia mengakui, langkah mundur itu juga mengundang banyak protes dari warga korban lumpur Lapindo yang masih berada di Porong. Mereka protes ketika dirinya tampil di di TV One untuk meminta maaf.

"Saya jalan, kamu salahkan, saya berhenti kamu salahkan, maksudnya apa," tandasnya.

Hari Suwandi balik menyayangkan sikap teman-teman sesama korban yang tidak mendukung ketika dia berjalan kaki ke Jakarta. Ketika dia mendapatkan masalah di jalan, tidak ada satu pun orang memberikan dukungannya.

"Saya pada waktu itu dijelek-jelekan oleh warga korban yang ada di Sidoarjo itupun nggak ada counter bagi saya, yang intinya mengcounter menjelek-jelekan saya di Sidoarjo,"jelasnya.

Hari juga menyebutkan datangnya empat rekan dari Sidoarjo ke Jakarta. Awalnya empat orang itu datang untuk mendukung dirinya, tapi sesampai di Jakarta ternyata mempunyai tujuan lain.

"Saya sempat curi proposal yang mereka bawa, ternyata mereka datang ke Jakarta akan memasukkan proposal ke Istana. Yang kedua ada tembusannya ke MK, PDI Perjuangan, Nasdem, dan Partai Gerindra," beber Hari.

Menurut Hari, empat orang rekan itu memang korban lumpur Lapindo, tapi mendompleng gerakannya.

"Jadi mereka mendompleng gerakan saya, seumpamanya memasukan ke ranah politik nanti dikiranya saya. Jadi sekarang kan momennya momen pemilu, jadi saya takut masalah ini dibawa ke ranah politik, akhirnya saya mundur," tambahnya.

Ditegaskan Hari Suwandi, aksi jalan kaki yang dijalaninya itu karena ingin membantu warga Porong agar masalah ini menjadi selesai. "Tapi kenyataannya mereka enggak ada yang mendukung," ujarnya.

Menurutnya PT Minarak Lapindo mempunyai komitmen untuk membayar ganti rugi bagi keluarga korban lumpur Lapindo Sidoarjo yang berada di peta area terdampak Perpres tahun 2007.

"Ini terbukti mereka sejak tahun 2007 mereka melakukan pembayaran walaupun pembayaran agak tersendat walaupun mereka masih punya komitmen," sebutnya.

Saat ini, Hari Suwandi masih menetap sementara di kediaman kerabatnya di Depok Jawa Barat, dan dia baru akan pulang ke Porong Sidoarjo hingga Lebaran nanti. "Saya tidak takut dikecam ketika pulang nanti," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo Gemparkan Warga Demak
Pantang Menyerah, Sri...
Pantang Menyerah, Sri Mulyani Terus Tagih Utang Lapindo
15 Tahun Lumpur Lapindo,...
15 Tahun Lumpur Lapindo, 234 Berkas Ganti Rugi Senilai Rp100 Miliar Tak Kunjung Tuntas
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo di Perbatasan NTT-Timor Leste Viral di Medsos, Warga Panik
Utang Lapindo Terus...
Utang Lapindo Terus Menggunung, Pemerintah Didesak untuk Menagihnya
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo
Berita Terkini
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved