Jumlah Polri ditambah 10 ribu

Rabu, 25 Juli 2012 - 21:01 WIB
Jumlah Polri ditambah...
Jumlah Polri ditambah 10 ribu
A A A
Sindonews.com - Pemerintah berencana menambah 10.000 lagi jumlah personel kepolisian tahun 2012 ini. Penambahan jumlah personel itu harus dilakukan mengingat tugas polisi saat ini semakin berat.

Rencana penambahan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Karena itu jumlah kepolisian sudah saya putuskan akan kita tambah. Kita
merencanakan tambahan 20.000 sampai 25.000 personel. Tahun ini kita tambah 10.000," ujar SBY dalam jumpa pers usai rapat koordinasi di Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (25/5/2012).

SBY menjelaskan alasan penambahan personel tersebut karena tugas Polri yang semakin tidak ringan di mana era demokrasi kebebasan, desentralisasi. Selain itu, banyak kasus terjadi di daerah seperti bentrokan massa, konflik komunal, dan benturan di antara etnis.

"Saya mengingatkan dan menginstruksikan kepada Kapolri, didik dan latih mereka baik-baik yang profesional. Kemudian gunakan untuk menambah kekuatan kepolisian untuk bisa mengantisipasi, bisa mencegah, bisa menghentikan manakala ada bentrokan secara horizontal konflik antar komunal," paparnya.

SBY juga mengingatkan kepada penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian harus profesional, tegas dan cepat dalam menindak kerusuhan. "Kerusuhan tidak boleh dibiarkan. Bentrokan antar siapapun. Hentikan dulu kerusuhan, bentorkan. Cegah hindari terjadi korban jiwa," kata SBY.

Menurutnya, jika ada aparat kepolisian yang tengah berusaha menghentikan kerusuhan atau aksi bentrok kemudian dilempari bom molotov, namun dia terus berusaha menghentikan dianggap tak melakukan pelanggaran HAM.

"Kalau menghentikan seperti itu, mendorong itu bukan pelanggaran HAM. Itu menjalankan tugas. Menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat," ucapnya.

Selain itu, sambung SBY, aparat kepolisian tidak perlu ragu melakukan tugasnya sepanjang sudah sesuai prosedur tetap (protap) dan hukum yang berlaku. "Tapi saya pastikan tidak ada kebijakan untuk membiarkan apapun yang tidak benar di negeri ini," tutupnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved