Tragedi 1965-1966 sebaiknya diselesaikan secara politik

Selasa, 24 Juli 2012 - 11:47 WIB
Tragedi 1965-1966 sebaiknya...
Tragedi 1965-1966 sebaiknya diselesaikan secara politik
A A A
Sindonews.com - Penyelesaian kejahatan Hak Asasi Manusia pada 1965-1966 sebaiknya diselesaikan secara politik, dan kemanusiaan dengan menggunakan kearifan lokal bangsa. Dibanding terus membawanya ke Pengadilan HAM.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Achmad Basarah mengatakan, dirinya mengapresiasi laporan penyelidikan pelanggaran HAM pada 1965-1966 yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Hal itu, akan membuka dugaan pelanggaran HAM yang selama ini terkesan ditutup-tutupi.

"Untuk menindaklanjuti hasil penyelidikan Komnas HAM itu, kita harus pertimbangkan banyak hal terutama aspek dan dampak politis yang akan ditimbulkannya. Selain itu, para pelaku utama peristiwa tersebut telah banyak yang meninggal dunia juga harus menjadi pertimbangan," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Menurutnya, akan lebih baik jika penyelesaian kejahatan HAM itu diselesaikan secara politik, dan kemanusiaan dengan menggunakan kearifan lokal bangsa. "Presiden SBY harus membuat pernyataan permohonan maaf kepada para korban kejahatan HAM pada 1965-1966, dan merehabilitasi mereka yang telah, dan masih menjadi tahanan politik akibat peristiwa itu," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan ganti rugi kepada korban atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Selanjutnya, Presiden SBY juga harus menggelar forum rekonsiliasi bangsa agar semua pihak yang terlibat dalam peristiwa itu saling memaafkan, dan menghapuskan dendam sejarah.

"Proses penyelesaian seperti itu sangat diperlukan, agar bangsa ini tidak terus terjebak dalam dendam sejarah, dan seolah menjadi dosa warisan yang harus ditanggung oleh anak cucu mereka yang tidak mengerti tentang sejarah orangtua mereka di masa lalu," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pendekatan politik dan kemanusiaan tersebut juga perlu kita lakukan agar bangsa ini jangan mengulangi lagi perilaku kekerasan yang melanggar HAM.
(lil)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved