Golkar relakan JK dipinang partai lain
Senin, 23 Juli 2012 - 20:31 WIB
Golkar relakan JK dipinang partai lain
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) akhirnya diberi kebebasan melanggeng ke Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden 2014 melalui partai selain Golkar.
"Ya silahkan saja, enggak masalah. Kita sebagai warga negara punya hak dicalonkan dan mencalonkan. Tapi Golkar sebagai lembaga politik juga mempunyai aturan, jadi enggak ada masalah. JK kan tokoh, pasti paham semua itu," ujar Sekjen Golkar Idrus Marham usai Harlah ke 14 PKB, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012).
Ditambahkan dia, jika JK jadi maju menjadi Calon Presiden (Capres) dari parpol lain, Partai Golkar tidak pernah khawatir akan kehilangan suara. Pasalnya publik makin cerdas memilih pemimpinnya.
"Kita serahkan sepenuhnya kepada rakyat, kenapa kita mau repot-repot? Biar rakyat yang menentukan sendiri," tegasnya.
Idrus kembali menegaskan, partainya tidak pernah khawatir majunya Ketua Umum PMI dengan parpol lain akan menjegal pencalonan Aburizal Bakrie sebagai Capres. "Golkar punya aturan seperti parpol lain yang mengatur internalnya," pungkasnya.
Seperti diketahui, nama Jusuf Kalla sering disebut-sebut akan dipinang partai lain dalam Pilpres 2014. Sebut saja Partai Gerindra yang mulai melirik JK untuk menjadi Wakil Presiden (Wapres) mendampingi Prabowo Subianto.
Bahkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikabarkan akan mengusung JK sebagai Capresnya. Namun sampai detik ini, kabar itu masih menjadi obrolan warung kopi.
"Ya silahkan saja, enggak masalah. Kita sebagai warga negara punya hak dicalonkan dan mencalonkan. Tapi Golkar sebagai lembaga politik juga mempunyai aturan, jadi enggak ada masalah. JK kan tokoh, pasti paham semua itu," ujar Sekjen Golkar Idrus Marham usai Harlah ke 14 PKB, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012).
Ditambahkan dia, jika JK jadi maju menjadi Calon Presiden (Capres) dari parpol lain, Partai Golkar tidak pernah khawatir akan kehilangan suara. Pasalnya publik makin cerdas memilih pemimpinnya.
"Kita serahkan sepenuhnya kepada rakyat, kenapa kita mau repot-repot? Biar rakyat yang menentukan sendiri," tegasnya.
Idrus kembali menegaskan, partainya tidak pernah khawatir majunya Ketua Umum PMI dengan parpol lain akan menjegal pencalonan Aburizal Bakrie sebagai Capres. "Golkar punya aturan seperti parpol lain yang mengatur internalnya," pungkasnya.
Seperti diketahui, nama Jusuf Kalla sering disebut-sebut akan dipinang partai lain dalam Pilpres 2014. Sebut saja Partai Gerindra yang mulai melirik JK untuk menjadi Wakil Presiden (Wapres) mendampingi Prabowo Subianto.
Bahkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikabarkan akan mengusung JK sebagai Capresnya. Namun sampai detik ini, kabar itu masih menjadi obrolan warung kopi.
(san)