PPP ancam pecat kader selingkuh
Minggu, 22 Juli 2012 - 12:28 WIB
PPP ancam pecat kader selingkuh
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melarang keras kader merangkap keanggotaan dengan partai lain. Jika ditemukan adanya rangkap anggota, maka kader tersebut akan dipecat.
Larangan keras itu diakui Ketua DPP PPP Arwani Thomafi. Menurutnya, dalam aturan partai jelas menyebutkan anggota partai tak boleh merangkap keanggotaan partai lain.
"Kalau tetap 'berselingkuh' berarti melanggar aturan ya akan diberi sanksi tegas sampai pada pemecatan. Karena ini ketentuan di internal partai," jelas Arwani kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, Minggu (22/7/2012).
Arwani menyadari pilihan politik merupakan hak setiap orang, tapi sampai saat ini belum ada kader yang ingin beranjak meninggalkan partai berlambang Kabah ini.
“Hak politik siapapun bagi warga negara untuk menentukan pilihan politiknya. Saya belum melihat anggota FPPP ada yang melakukan selingkuh politik,” pungkasnya.
Larangan keras itu diakui Ketua DPP PPP Arwani Thomafi. Menurutnya, dalam aturan partai jelas menyebutkan anggota partai tak boleh merangkap keanggotaan partai lain.
"Kalau tetap 'berselingkuh' berarti melanggar aturan ya akan diberi sanksi tegas sampai pada pemecatan. Karena ini ketentuan di internal partai," jelas Arwani kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, Minggu (22/7/2012).
Arwani menyadari pilihan politik merupakan hak setiap orang, tapi sampai saat ini belum ada kader yang ingin beranjak meninggalkan partai berlambang Kabah ini.
“Hak politik siapapun bagi warga negara untuk menentukan pilihan politiknya. Saya belum melihat anggota FPPP ada yang melakukan selingkuh politik,” pungkasnya.
(lns)