KPK mulai telusuri penerima dana korupsi Hambalang

Minggu, 22 Juli 2012 - 10:56 WIB
KPK mulai telusuri penerima...
KPK mulai telusuri penerima dana korupsi Hambalang
A A A
Sindonews.com - Setelah menetapkan Deddy Kusnidar yang juga sebagai tersangka dalam kasus Hambalang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri siapa saja yang menerima aliran dana dari kasus dugaan korupsi pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (PPPSON) di Hambalang, Jawa Barat.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pihaknya saat ini terus menelusuri siapa saja yang menerima aliran dana dalam kasus itu. Untuk itu, dirinya meminta seluruh masyarakat untuk bersabar, dan tetap mendukung KPK dalam menuntaskan setiap kasus dugaan korupsi.

"Siapa yang menerimanya, masih didalami," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (22/7/2012).

Dia mengungkapkan, hingga kini pihaknya juga masih belum mengetahui secara rinci berapa kerugian negara yang diakibatkan dari kasus itu. "Jumlah kerugian negara belum selesai dihitung. Tapi dipastikan kerugian negara mencapai miliaran rupiah," ujarnya.

Kasus Hambalang sendiri sebenarnya telah diselidiki sejak Agustus 2011. Dalam perkembangannya, ada dua kasus dugaan korupsi yang mencapai Rp2,5 triliun dalam proyek yang disebut-sebut melibatkan sejumlah kader Partai Demokrat itu.

Pertama, proses penerbitan sertifikat tanah Hambalang di Jawa Barat. Kedua, pengadaan proyek Hambalang yang dilakukan secara multiyears. Pengadaan proyek Hambalang sendiri ditangani Kerja sama Operasi (KSO) oleh PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.

Beberapa hari lalu, KPK juga telah menetapkan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Pemuda dan olahraga Deddy Kusnidar (DK) sebagai tersangka. Deddy selaku Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut, diduga mengetahui soal pengadaan, dan penganggaran proyek ini.

KPK pun langsung menggeledah ruangan Deddy di lantai 6 Gedung Kemenpora. Selain itu, KPK juga menggeledah Kantor PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan beberapa kantor Konsultan Proyek yang disewa Kemenpora.
(lil)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved