Kantor Andi digeledah KPK, Marzuki tak mau pusing
Jum'at, 20 Juli 2012 - 15:12 WIB
Kantor Andi digeledah KPK, Marzuki tak mau pusing
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie tidak mau ambil pusing terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora) yang dipimpin Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng.
"Itu urusan KPK, mau digeledah mau apa, sekali lagi itu urusan KPK," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Ketua DPR itu mengatakan, pihaknya akan menyetujui semua langkah yang dilakukan KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (PPPSON) di Hambalang, Jawa Barat.
Menurutnya, apa yang dilakukan KPK di Kantor Kemenpora adalah untuk mencari keterlibatan dalam kasus senilai Rp1,2 triliun itu. "Tidak apa-apa, geledah saja. Kalau untuk mencari bukti, saya pikir tidak apa-apa," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, penyidik KPK telah menggeledah lantai enam Kemenpora yang menjadi Kantor Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpora. Mereka mencari bukti kasus dugaan korupsi pembangunan PPPSON di Hambalang, Jawa Barat.
"Itu urusan KPK, mau digeledah mau apa, sekali lagi itu urusan KPK," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Ketua DPR itu mengatakan, pihaknya akan menyetujui semua langkah yang dilakukan KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (PPPSON) di Hambalang, Jawa Barat.
Menurutnya, apa yang dilakukan KPK di Kantor Kemenpora adalah untuk mencari keterlibatan dalam kasus senilai Rp1,2 triliun itu. "Tidak apa-apa, geledah saja. Kalau untuk mencari bukti, saya pikir tidak apa-apa," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, penyidik KPK telah menggeledah lantai enam Kemenpora yang menjadi Kantor Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpora. Mereka mencari bukti kasus dugaan korupsi pembangunan PPPSON di Hambalang, Jawa Barat.
(lil)