JK masih pantas nyapres
Kamis, 19 Juli 2012 - 15:48 WIB
JK masih pantas nyapres
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla dinilai masih pantas maju sebagai calon presiden (capres), karena masih memiliki visi dan fisik yang cukup sehat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, Jusuf Kalla yang akrab disapa JK masih sangat pantas maju sebagai capres, karena masih memiliki kepemimpinan yang kuat.
"Saya kira beliau (Jusuf Kalla) pantas, sangat pantas (menjadi capres). Kualifikasi leadersip-nya sangat pantas. Beliau juga lincah, dan meskipun sudah tua beliau masih sehat," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (119/7/2012).
Selain itu, hingga kini JK masih sangat aktif dan loyal bekerja untuk masyarakat dengan menjadi Ketua Umum PMI. "Beliau (JK) sangat bersemangat untuk bekerja, terlihat dalam tiga tahun terakhir juga sangat aktif bekerja," ujarnya.
Meski demikian, Anis enggan berkomentar mengenai kemungkinan PKS akan mengusung JK dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti. "Saya belum tahu, karena saya tidak boleh ikut-ikut. Kan independen," ungkapnya.
Dia hanya mengusulkan jika nantinya jangan sampai ada pemisahan umur untuk bisa mencalonkan diri sebagai presiden. "Kita jangan buat pemisahan tua atau muda. Terkadang, tua tapi masih memiliki semangat muda seperti JK, dan Prabowo. Ada juga yang muda, tapi semangatnya tua," tukasnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, Jusuf Kalla yang akrab disapa JK masih sangat pantas maju sebagai capres, karena masih memiliki kepemimpinan yang kuat.
"Saya kira beliau (Jusuf Kalla) pantas, sangat pantas (menjadi capres). Kualifikasi leadersip-nya sangat pantas. Beliau juga lincah, dan meskipun sudah tua beliau masih sehat," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (119/7/2012).
Selain itu, hingga kini JK masih sangat aktif dan loyal bekerja untuk masyarakat dengan menjadi Ketua Umum PMI. "Beliau (JK) sangat bersemangat untuk bekerja, terlihat dalam tiga tahun terakhir juga sangat aktif bekerja," ujarnya.
Meski demikian, Anis enggan berkomentar mengenai kemungkinan PKS akan mengusung JK dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 nanti. "Saya belum tahu, karena saya tidak boleh ikut-ikut. Kan independen," ungkapnya.
Dia hanya mengusulkan jika nantinya jangan sampai ada pemisahan umur untuk bisa mencalonkan diri sebagai presiden. "Kita jangan buat pemisahan tua atau muda. Terkadang, tua tapi masih memiliki semangat muda seperti JK, dan Prabowo. Ada juga yang muda, tapi semangatnya tua," tukasnya.
(lil)