Saiful Mujani sempat survei elektabilitas Amran
Rabu, 18 Juli 2012 - 18:54 WIB
Saiful Mujani sempat survei elektabilitas Amran
A
A
A
Sindonews.com - Saiful Mujani bersama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengaku pernah melakukan survei untuk Amran Batalipu guna mengetahui elektabilitasnya sebagai Calon Bupati Buol dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Buol beberapa waktu lalu.
"Waktu itu Pak Amran minta survei kepada saya, ya sudah diklarifikasi betul apa tidak. Ya saya bilang iya," kata Saiful Mujani kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Dia mengaku tidak mengetahui jika dana yang digunakan untuk membiayai survei itu berasal dari anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hartati Murdaya. "Itu tidak tahu. Ini bukan dari Amran (Batalipu), tapi dari Pak Totok Lestiyo," ujarnya.
Menurutnya, Totok adalah anak buah Hartati Murdaya yang bekerja di PT Hardaya Inti Plantation (HIP). Survei yang dilakukan lembaganya itu pun, menurut dia, hanya untuk mengetahui kekuatan para kandidat yang maju dalam Pemilukada di Buol.
Disinggung soal biaya yang dikeluarkan Amran Batalipu untuk melakukan survei, Mujani mengaku tidak akan membocorkan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan survei di Kabupaten Buol. "Itu (biaya) tidak boleh lah, rahasia," tukasnya.
"Waktu itu Pak Amran minta survei kepada saya, ya sudah diklarifikasi betul apa tidak. Ya saya bilang iya," kata Saiful Mujani kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Dia mengaku tidak mengetahui jika dana yang digunakan untuk membiayai survei itu berasal dari anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hartati Murdaya. "Itu tidak tahu. Ini bukan dari Amran (Batalipu), tapi dari Pak Totok Lestiyo," ujarnya.
Menurutnya, Totok adalah anak buah Hartati Murdaya yang bekerja di PT Hardaya Inti Plantation (HIP). Survei yang dilakukan lembaganya itu pun, menurut dia, hanya untuk mengetahui kekuatan para kandidat yang maju dalam Pemilukada di Buol.
Disinggung soal biaya yang dikeluarkan Amran Batalipu untuk melakukan survei, Mujani mengaku tidak akan membocorkan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan survei di Kabupaten Buol. "Itu (biaya) tidak boleh lah, rahasia," tukasnya.
(lil)