Jika korup, Demokrat siap pecat Hartati
Selasa, 10 Juli 2012 - 16:16 WIB
Jika korup, Demokrat siap pecat Hartati
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat terus memantau kasus suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), senilai Rp3 miliar yang menyeret nama anggota Dewan Pembina Partai (DPP) Demokrat Hartati Murdaya.
Anggota DPP Demokrat Sarief Hasan mengatakan, jika Hartati terbukti bersalah secara hukum, maka Partai Demokrat akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadapnya.
"Bisa dong (dipecat), kalau memang terbukti," ujar Sarief di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Ditambahkan Menteri Perekonomian dan UKM ini, pihaknya terus mendorong penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Hartati dalam dugaan kasus tersebut. "Silakan saja, semua orang tahu kalau dia pengusaha," terangnya.
Lebih jauh, Sarie mengaku masuknya Hartati dalam jebakan KPK tidak akan berpengaruh bagi kemajuan partai. Sebab kasus itu memang tidak ada kaitannya dengan partai.
"Hartati pengusaha sejak sebelum bergabung dengan partai, semua orang juga tahu," terangnya.
Anggota DPP Demokrat Sarief Hasan mengatakan, jika Hartati terbukti bersalah secara hukum, maka Partai Demokrat akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadapnya.
"Bisa dong (dipecat), kalau memang terbukti," ujar Sarief di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Ditambahkan Menteri Perekonomian dan UKM ini, pihaknya terus mendorong penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan Hartati dalam dugaan kasus tersebut. "Silakan saja, semua orang tahu kalau dia pengusaha," terangnya.
Lebih jauh, Sarie mengaku masuknya Hartati dalam jebakan KPK tidak akan berpengaruh bagi kemajuan partai. Sebab kasus itu memang tidak ada kaitannya dengan partai.
"Hartati pengusaha sejak sebelum bergabung dengan partai, semua orang juga tahu," terangnya.
(san)