Wagub Sulteng kaji status Bupati Buol
Jum'at, 06 Juli 2012 - 15:49 WIB
Wagub Sulteng kaji status Bupati Buol
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Sudarto tengah mengkaji status Bupati Buol yang saat ini masih dijabat tersangka kasus suap Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit milik Hartati Murdaya, Amran Batalipu.
"Soal posisi Amran yang masih menjabat sebagai bupati, masih menunggu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mengacu pada aturan yang ada," ujar Sudarto saat dihubungi wartawan, Jumat (6/7/2012).
Ditambahkan dia, pihaknya masih menunggu pemberitahuan selanjutnya dari pihak KPK mengenai perkembangan kasus tersebut. Agar proses hukum itu berjalan cepat, Sudarto meminta kepada Amran untuk kooperatif.
"Sebaiknya dia (Amran) mengikuti saja proses hukum yang ada. Proses hukum masih panjang. Di persidangan nanti, Amran akan diketahui benar atau salah," terangnya.
Seperti diberitakan, Amran Batalipu ditangkap subuh tadi di Buol dan dijadwalkan akan diterbangkan hari ini ke Jakarta dengan pengawalan delapan penyidik KPK.
Amran Batalipu ditangkap terkait upaya suap perusahaan kelapa sawit milik Hartati Murdaya. Direktur Operasional PT Hardaya Inti Plantation Anshori tertangkap tangan tim KPK saat akan menyuap Amran Batalipu di Buol pekan lalu.
"Soal posisi Amran yang masih menjabat sebagai bupati, masih menunggu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mengacu pada aturan yang ada," ujar Sudarto saat dihubungi wartawan, Jumat (6/7/2012).
Ditambahkan dia, pihaknya masih menunggu pemberitahuan selanjutnya dari pihak KPK mengenai perkembangan kasus tersebut. Agar proses hukum itu berjalan cepat, Sudarto meminta kepada Amran untuk kooperatif.
"Sebaiknya dia (Amran) mengikuti saja proses hukum yang ada. Proses hukum masih panjang. Di persidangan nanti, Amran akan diketahui benar atau salah," terangnya.
Seperti diberitakan, Amran Batalipu ditangkap subuh tadi di Buol dan dijadwalkan akan diterbangkan hari ini ke Jakarta dengan pengawalan delapan penyidik KPK.
Amran Batalipu ditangkap terkait upaya suap perusahaan kelapa sawit milik Hartati Murdaya. Direktur Operasional PT Hardaya Inti Plantation Anshori tertangkap tangan tim KPK saat akan menyuap Amran Batalipu di Buol pekan lalu.
(san)