Kalah Pilkada, Bupati Buol ditinggal pengawal

Jum'at, 06 Juli 2012 - 10:39 WIB
Kalah Pilkada, Bupati...
Kalah Pilkada, Bupati Buol ditinggal pengawal
A A A
Sindonews.com - Kalahnya Amran Batalipu dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Buol ditengarai menjadi penyebab longgarnya penjagaan terhadap Amran saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduknya di kediamannya sekitar Jalan Ahmad Yani.

"Pasca perhitungan suara dan Amran dipastikan kalah, masyarakat pun mulai menjauh. Para Pengawalnya pun juga tidak tahu kemana," kata sumber Sindonews yang enggan disebutkan namanya, di Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Dia mengungkapkan, saat penangkapan pada dini hari tadi tidak ada lagi pengawal yang menggunakan senjata seperti saat penyidik KPK berusaha menangkapnya beberapa waktu lalu. "Hanya ada istrinya, Luciana Baculu yang juga menjadi Kepala BPMD Buol, dan kerabat dekat Amran Batalipu yang menangis saat pencidukan itu," ujarnya.

Usai diciduk di kediamannya, Amran pun langsung dibawa ke Kabupaten Tolitoli dengan pengawalan ketat petugas keamanan. Amran dikabarkan tiba di Polres Tolitoli sekira pukul 08.00 WITA, setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Buol.

Diberitakan sebelumnya, KPK pekan lalu menangkap Yani Anshori anak buah pengusaha Hartati Murdaya. Anshori ditangkap karena menyuap Amran terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan sawit PT Hardaya Inti Plantations (HIP) milik Hartati Murdaya.

Namun saat hendak ditangkap, Amran kabur. Bahkan upaya petugas KPK sempat mendapat perlawanan dari pendukung Amran di Buol yang saat ini tengah menggelar Pemilukada. Dalam kasus suap tersebut, Amran sudah ditetapkan sebagai tersangka. Bersama Hartati Murdaya, sejak 28 Juni 2012 lalu Amran juga sudah masuk daftar cegah di Imigrasi.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sebelumnya mengatakan, pihaknya menyiapkan strategi khusus untuk menghadirkan Amran di KPK. Sejak kemarin, petugas KPK dengan disertai beberapa aparat Brimob bersenjata lengkap sudah berada di Buol.
(lil)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved