Tim sukses Hatta mulai bergerilya

Jum'at, 06 Juli 2012 - 08:50 WIB
Tim sukses Hatta mulai...
Tim sukses Hatta mulai bergerilya
A A A
Sindonews.com - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak khawatir kehilangan momentum dalam mendeklarasikan Hatta Rajasa sebagai calon presiden (capres). Meski belum dideklarasikan, struktur dan kader terus melakukan gerilya dan kerja-kerja untuk menguatkan mesin politiknya serta menyosialisasikan figur Hatta di masyarakat.

"Tim sukses kita mulai berjalan. Untuk saat ini kita menggunakan format infrastruktur partai. Pascadeklarasi baru kita akan gunakan seluruh kekuatan. Karena sekarang ini secara prinsip kalau kita ditanya siapa capres PAN, kan sudah jelas, yaitu Pak Hatta," kata Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Menurut Taufik, pihaknya tidak mau terburu-buru melakukan deklarasi seperti halnya Golkar yang telah mendeklarasikan Aburizal Bakrie karena di PAN sejatinya sudah ada keputusan soal itu.

Dalam kaitan internal PAN, sesuai rakornas bulan lalu sudah disepakati saat ini dalam rangka penguatan infrastruktur partai karena untuk figur keputusannya sudah jelas, yakni mengusung Hatta sebagai capres satu-satunya dari PAN.

"Kita dalam konsolidasi, menyentuh ke tingkat perdesaan dan ranting. Di sinilah barangkali kita akan menggelar rakornas pada Oktober 2012 yang intinya kita dalam pemantapan menindaklanjuti hasil rakornas lalu bahwa target PAN dua digit di Pemilu 2014 dan pencapresan Ketua Umum PAN Pak Hatta Rajasa," ujarnya.

Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy menambahkan, meski belum deklarasi, kader PAN dan simpatisan Hatta sudah bekerja tanpa ragu. Hal itu yang menurut dia berbeda dengan partai lain yang belum kompak dalam hal siapa figur di Pilpres 2014.

"Simpatisan Bang Hatta kami lihat bekerja dan bergerak sangat cepat. Ini tentu akan lebih massif jika sudah deklarasi," katanya.

Sementara itu, pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit menilai peluang Hatta di 2014 sangat bergantung pada sikap politik Partai Demokrat. Jika hanya mengandalkan PAN sendiri sebagai perahu di pilpres sangat sulit. Jangankan bisa meningkatkan dukungan elektoral, untuk syarat administratif sebagaimana diatur dalam UU Pilpres saja akan kesulitan.
(san)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved