Citra Partai Demokrat makin anjlok karena Hartati

Kamis, 05 Juli 2012 - 12:29 WIB
Citra Partai Demokrat...
Citra Partai Demokrat makin anjlok karena Hartati
A A A
Sindonews.com - Badai yang menghantam Partai Demokrat masih belum berlalu di tahun 2012. Satu persatu kader partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena tersandung kasus korupsi. Setelah Anas Urbaningrum, kini giliran Siti Hartati Murdaya yang akan dipanggil.

Jika Anas dipanggil sebagai saksi atas kasus korupsi proyek pembangunan pusat olahraga di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Hartati akan dipanggil sebagai saksi atas kasus suap yang dilakukan anak buahnya, Anshori, terhadap Bupati Buol Amran Batalipu dalam menerbitkan izin Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Saat ini, Anshori yang menjabat sebagai manager di PT Cipta Cakra Murdaya/PT Hardaya Inti Plantations itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Atas kasus itu juga lah, akhirnya KPK melakukan upaya cegah tangkal (Cekal) kepada Hartati. Selama enam bulan ke depan, Hartati dilarang bepergian ke luar negeri.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, jika status cekal dan saksi Siti Hartati Murdaya dikaitkan dengan Partai Demokrat, akan berakibat pada semakin anjloknya citra partai di mata masyarakat. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat bisa membedakan Hartati sebagai kader partai dan seorang pengusaha.

"Konsekuensi kalau dikatkan dengan partai akan menurunkan citra partai. Kalau pengusaha, ya harus dibedakan, masalah usahanya bukan partai," ujar Nurhayati kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).

Mantan staf khusus Ani Yudhoyono ini berharap, masyarakat mau melihat persoalan ini secara jernih. Pasalnya harus bisa dibedakan antara masalah partai dengan individu. "Kita harus melihat masalah dengan jernih. Sebelum masuk Partai demokrat dia seorang pengusaha. Kalau kaitan dengan usaha, tentu proses hukumnya tetap berjalan," terangnya.

Anggota Komisi I ini tetap keukeuh, kalau permasalahan yang sedang dihadapi anggota Dewan Pembina Partai (DPP) Demokrat ini, Hartati tidak ada kaitannya dengan partai. "Ini bukan masalah partai, tapi usahanya. Harus dilihat secara bijaksana oleh masyarakat," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Mantan Bendum Partai...
Mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin Hari Ini Bebas Murni
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
SBY, Moel dan AHY, Hikmah...
SBY, Moel dan AHY, Hikmah di Balik Konflik Partai Demokrat
Mantan Ketua DPP Beberkan...
Mantan Ketua DPP Beberkan 4 Faksi di Tubuh Partai Demokrat
Mantan Wasekjen Ungkap...
Mantan Wasekjen Ungkap Banyak Kader Demokrat Tak Puas Kepemimpinan AHY
Komentari Kisruh Demokrat,...
Komentari Kisruh Demokrat, Pangi Syarwi: Lebih Jorok Dibandingkan Orde Baru
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved