Penggunaan anggaran di Papua tak efektif

Sabtu, 16 Juni 2012 - 16:03 WIB
Penggunaan anggaran...
Penggunaan anggaran di Papua tak efektif
A A A
Sindonews.com - Pemerintah telah menganggarkan dana cukup besar untuk pembangunan di Papua. Setidaknya, Rp40 triliun per tahun dikucurkan melalui unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B). Namun, diakui aktivitas pemerintahan di Papua tidak berjalan efektif.

Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, 80 persen pemerintahan baik di tingkat kabupaten dan kota hingga provinsi tidak berjalan efektif.

"Sehingga dana Rp40 triliun yang dikucurkan pemerintah pusat sia-sia dan nyaris tidak memberikan dampak dalam prses pembangunan dan perubahan di Papua. Lalu dana itu lari ke mana kita tidak tahu," ujarnya dalam acara diskusi polemik Sindo Radio dengan tajuk "Papua yang Tak Kunjung Reda"di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/6/2012).

Sementara itu, peneliti Tim Kajian Papua dari Lembaga Ilmu Pengetauan Indonesia (LIPI), Adriana Elisabeth menambahkan, dampak lain ditimbulkan dari lemahnya aktifitas pemerintahan membuat masyarakat Papua terpecah menjadi kelompok-kelompok kecil dan lebih percaya dengan kepala suku.

"Lebih berkiblat ke kepala suku, sehingga mudah terprovokasi oleh kepala suku. Jadi Konflik mudah pecah," terangnya.(lin)
()
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved